Rabu, 15 April 2026

Rencana Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa Sambut SBY Dengan Kotoran Kerbau

Kabar yang beredar akan ada pengunjuk rasa menyambut kedatangan Presiden SBY pengamanan langsung diperketat.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Kabar yang beredar akan ada pengunjuk rasamenyambut kedatangan Presiden SBY di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pengamanan langsung diperketat.

Namun, isu rencana penghadangan saat kepulangan presiden SBY yang dijadwalkan sore ini di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur membuat pengamanan Jalan Raya Halim sampai Lanud dijaga ratusan aparat dijaga ketat.

Pantauan Tribunnews.com, Kamis (29/3/2012), mulai dari lampu merah Halim sekitar 3 Km meter sampai Lanud Halim ratusan aparat Kepolisian dibantu prajurit TNI menjaga ketat kawasan ini. Bahkan saat Tribun berusaha masuk ke halaman Lanud Halim, 1 Provost TNI Angkatan Udara dan 1 Polisi bersenjata laras panjang berjaga.

Sebelumnya dari informasi yang diterima tribun, sekitar 10 orang mahasiswa sempat mendekat ke Bandara Halim Perdana Kusuma. Para mahasiswa sempat menaruh kotoran kerbau. Namun, aksi ini langsung diketahui pihak keamanan presiden. Mahasiswa itu langsung membubarkan diri.

Seperti diketahui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (29/3/2012) sore, setelah melakukan kunjungan kenegaraan dan kunjungan kerja di China dan Korea Selatan selama delapan hari.

Setibanya di Halim, Presiden antara lain akan disambut Wakil Presiden Boediono dan beberapa anggota Kabinet Indonesia Bersatu II. Kedatangan Kepala Negara ke Tanah Air diperkirakan akan disambut oleh para peserta unjuk rasa menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Diberitakan, Kapolri, Jendral Timur Pradopo mengaku siap bertindak tegas jika ada demonstran yang mengganggu keamanan.

"Demo yang memberi tahu, yang tidak anarkis, itu akan diakomodir, jika melakukan langkah pelanggaran hukum kita akan tindak tegas," terangnya.

Hal tersebut termasuk pelaksanaan protap Nomor 1/X/2010 tentang Penanggulangan Tindakan Anarkis terhadap pendemo.

"Sekali lagi kita tegas, mulai dari presuasif, hingga pnegakan hukum," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved