Rabu, 8 April 2026

Pesawat Sukhoi Jatuh

Majalah Angkasa Berduka, 2 Wartawan Ikut Penerbangan Sukhoi

Pihak redaksi Majalah Angkasa merasa kehilangan atas keberangkatan dua wartawan mereka mengikuti joy flight

Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak redaksi Majalah Angkasa merasa kehilangan atas keberangkatan dua wartawan mereka mengikuti joy flight pesawat Sukhoi Superjet 100, yang dikabarkan jatuh di kawasan pegunungan Salak, Jawa Barat.

"Kami merasa kehilangan ketika mendengar kabar pesawat yang ditumpangi rekan kami hilang," ujar Harzan Djajasasmita yang bekerja di bagian redaksi majalah Angkasa di kantornya, Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (10/5/2012).

Harzan menerangkan, sebelum kedua rekannya yaitu Didi Nur Yusuf (fotografer) dan Dody Aviantara mengikuti demo penerbangan atau joy flight, semua berjalan secara normal tidak ada sesuatu yang janggal. "Sebelum berangkat normal-normal saja," kata Harzan.

Sejauh ini, lanjut Harzan, pihaknya terus melakukan pantauan dengan mengikuti perkembangan pencarian tim yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti Basarnas, TNI, dan anggota kepolisian setempat sampai menurunkan reporter ke lokasi diperkirakan pesawat tersebut hilang.

"Kami sudah ada orang yang memantau di Halim Perdanakusumah dan ada tim yang berangkat ke sana (lokasi jatuhnya pesawat)," kata Harzan.

Seperti diketahui, pesawat Sukhoi Superjet 100 yang terbang dari Bandara Halim Perdana Kusumah hilang saat melakukan demo penerbangan. Diperkirakan pesawat tersebut jatuh di Kawah Ratu setelah hilang kontak.

BERITA TERKAIT:

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved