Ledakan di Depok
BNPT Duga Pistol di Lokasi Kejadian Berasal dari Fillipina
Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Ansyaad Mbai menduga dua buah pistol jenis Pietro Beretta
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Ansyaad Mbai menduga dua buah pistol jenis Pietro Beretta dan pistol pinggang(metaliur) yang ditemukan tim Gegana di lokasi ledakan di Beji, Depok berasal dari Fillipina.
"Kemungkinan (dari Filipina)," kata Ansyaad usai meninjau lokasi kejadian di Beji, Depok, Minggu(9/9/2012).
Menurut Ansyaad di dalam rumah tersebut pun juga ditemukan sejumlah bom aktif, namun ia tidak mengungkapkan secara jelas berapa jumlahnya.
"Bahan peledak cukup banyak, belum ditimbang itu," kata Ansyaad.
Meskipun sama dengan merk pistol yang digunakan Farhan saat melakukan penembakan terhadap Bripda Suherman, tetapi Ansyaad belum bisa menyimpulkan jika orang-orang yang merakit bahan peledak tersebut terkait dengan jaringan teroris Solo.
"Yang jelas senjatanya persis Beretta. Tapi belum bisa dipastikan siapa," ujarnya.
Berita Terkait: Ledakan di Depok