Ledakan di Depok
Warga Awalnya Mengira Tabung Gas Meledak
Suara ledakan terdengar kencang, radius ratusan meter.
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Suara ledakan terdengar kencang, radius ratusan meter.
"Jarak lokasi ke sini sekitar 300 meter. Dari sini masih terdengar kencang ledakannya," kata Syamsul, warga RT 04/RW 13, Jalan Nusantara Raya, ke arah kiri lokasi ledakan saat ditemui, Minggu(9/9/2012).
Muchni, warga yang tinggal di seberang kali, di luar tembok yang mengelilingi tanah kosong milik H Lukman Faris itu mengatakan hal senada.
"Suara ledakannya kuat betul. Duar... Saya kira di depan sana, sebab pantualan suara di depan, ternyata di belakang," kata Muchni sembari menunjuk ke depan, membelakangi lokasi kejadian.
Rumah Muchni berjarak sekitar 50 meter dari sumber ledakan. Saat kejadian, dia beserta beberapa bapak-bapak tetangganya yakni Mulyadi, Slamet, Yanto sedang asyik berdendang ria.
"Kami sedang karaokean di pinggir jalan, di depan. Kebetulan karaoke yang dibawa gerobak sedang lewat sini," kata Muchni.
Menurut dia, lahan lokasi bom meledak sudah lama kosong, dan pemilik tidak dikenali warga. Namun Mulyadi, rekan Muchni, mengatakan hal senada.
"Saya sudah 17 tahun di sini, tidak tahu siapa yang punya tanah," kata Mulyadi.
Mulyadi menuturkan, kurang lebih lima tahun lalu, bangunan sederhana didirikan di atas lahan kosong itu. Kemudian sekitar beberapa bulan terakhir, didapati terpampang spanduk Yayasan Yatim Piatu Bidakara.
"Tapi aneh prakteknya pengobatan alternatif, kok ada pengobatan bekam, gurah, terapi," kata Mulyadi.
Berita Terkait: Ledakan di Depok