Sabtu, 30 Mei 2026

Kasus Hambalang

Ramadhan: Terjadi Pembunuhan Karakter Ibas

Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai kini tengah terjadi pembunuhan karakter putera Ketua Dewan Pembina SBY,

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai kini tengah terjadi pembunuhan karakter putera Ketua Dewan Pembina SBY, Edhie Baskoro alias Ibas. Khususnya, dengan tudingan yang berasal dari data yang beredar dan mengungkap Ibas ikut menerima aliran dana kasus dugaan megakorupsi proyek Hambalang.

"Itu pembunuhan karakter Ibas. Anehnya, pengacara Nazaruddin saja nggak bilang nama Ibas," ungkap Ramadhan Pohan kepada Tribunnews.com, Jakarta, Sabtu (2/3/2013).

Menurut Ramadhan, sekarang ini banyak pihak yang sedang berkhayal dan berhalusinasi. Karenanya atas tudingan bersumber data yang beredar tersebut, Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bekerja mengungkap kasus proyek Hambalang.

"Kami serahkan KPK lah, biar profesional. Orang tak mungkin tersangka kalau ngak ada minimal 2 alat bukti," tegas Ramadhan.

Disebutkan data yang beredar itu, Ibas menerima uang sebanyak empat kali. Pertama pada 29 April 2010 sebesar 200 ribu dolar AS atau setara Rp1.806.000.000 (kurs Rp 9.030). Uang tersebut diterima Ibas dalam dua tahap. Tahap pertama Rp 903.000.000, begitu pula tahap kedua dengan nominal yang sama.

Kemudian, Ibas kembali menerima uang pada tanggal 30 April 2010. Pada tanggal itu juga, Ibas menerima uang sebanyak dua kali dengan total Rp1.806.000.000. Dalam dokumen itu, Ibas secara total mendapatkan uang senilai Rp 3.612.000.000.

Klik:

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved