Ada Kepentingan Apa SBY Terima World Statesman Award?

Tjahjo mempertanyakan tujuan dari SBY meraih penghargaan tersebut

Ada Kepentingan Apa SBY Terima World Statesman Award?
Tribunnews.com/ Dany Permana
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersiap melantik Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang baru Letjen TNI Moeldoko dengan menggunakan plester di kedua lengannya, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/5/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo angkat suara terkait penghargaan World Statesman Award(WSA) dari Appeal of Conscience Foundation (AoCF) yang diterima Presiden SBY. Tjahjo mempertanyakan tujuan dari SBY meraih penghargaan tersebut.

Ada tanda tanya besar terkait pemberian penghargaan itu di tengah masa pemerintahan Presiden SBY akan berakhir.

"Persoalannya ada strategi politik apa bagi Presiden SBY pasca-suksesi 2014 tersebut dikaitkan beliau menerima penghargaan tersebut?," ujar Tjahjo kepada Tribunnews, Jumat(31/5/2013).

Tjahjo mengatakan semestinya Presiden SBY meminta penundaan pemberian penghargaan tersebut. Sebab, masyarakat menilai peran negara masih dipertanyakan ditengah konflik-konflik yang semakin merajalela di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Anggota Komisi I DPR ini juga mengingatkan Presiden bahwa tak cukup dan sekedar menerima penghargaan yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Tanggung jawab besar kini diletakkan di pundak Presiden setelah menerima penghargaan tersebut.

"Harapan saya dengan menerima penghargaan tersebut, itu menjadi pegangan Presiden untuk harusnya lebih tegas menggerakkan aparatnya untuk bersikap dan bertindak tegas tanpa kompromi kepada yang mengusik sebagian keyakinan masyarakat yang harusnya dilindungi UU,"katanya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved