Breaking News:

Kasus Impor Daging Sapi

Dibantu Fathanah, Suami Elda Menangkan Proyek Benih Kopi

Skandal Ahmad Fathanah dalam menggarap proyek benih kopi di Kementerian Pertanian semakin terkuak.

TRIBUN/DANY PERMANA
Terdakwa Ahmad Fathanah (kiri) mendengarkan kesaksian dari Menteri Pertanian Suswono (kanan) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/8/2013). Terdakwa Ahmad Fathanah bersama mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq diduga terlibat dalam suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Skandal Ahmad Fathanah dalam menggarap proyek benih kopi di Kementerian Pertanian semakin terkuak. Setelah sebelumnya, dituangkan dalam dakwaan Luthfi Hasan Ishaaq, kini semakin menguat dari kesaksian Pramudia Adiningrat, suami Elda Devianne Adiningrat.

Dikatakan Denny, bahwa dirinya pernah dibantu Fathanah memenangkan proyek benih kopi di Kementerian Pertanian tahun lalu.

"Maret sampai April 2012 saya mengikuti lelang benih kopi di Kementan. Waktu saya mampir di kantin Kementerian Pertanian, dikenalkan oleh orang ke Ahmad Fathanah oleh orang bernama Salman. Terdakwa bukan pegawai negeri sipil di Kementan," kata Denny saat bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/8/2013).

Denny mengatakan meminta bantuan Ahmad Fathanah mengawal perusahaannya dalam proyek benih kopi itu karena persaingannya cukup ketat. Meski begitu, dia berkelit sebelum meminta bantuan Fathanah sudah sering menang proyek.

"Sebelumnya sering dapat. Tapi waktu saya ikut lelang, dalam prosesnya cukup ketat. sampai tiga kali dilelang ulang. Saat itu, terdakwa bilang punya hubungan dengan beberapa pejabat di Kementan. Saya minta tolong dia buat menjaga. Karena persaingannya ketat," ujar Denny.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved