Minggu, 12 April 2026

Calon Presiden 2014

Jokowi: Saya Urus Tanah Abang, Soal Capres Tanya Ibu Mega

"Wong seperti begini (pose) kok bagaimana sih," canda pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi sedang naik daun. Berbagai survei calon presiden menempatkan namanya di urutan pertama.

Para wartawan yang meliput kegiatan Jokowi sekarang rajin bertanya soal politik nasional, selain persoalan DKI Jakarta.

Wartawan, misalnya, bertanya soal rencana Rakerja PDI Perjuangan yang, antara lain, akan membahas kriteria capres.

Salah satunya, capres harus memiliki pengalaman mengelola masyarakat dan negara.

Wartawan menanyakan hal itu kepada Jokowi. Saat ditanya mengenai kriteria yang sesuai dengan posisinya saat ini dan apakah siap diusung sebagai capres, ia malah berpose siap seperti dalam posisi upacara bendera.

"Wong seperti begini (pose) kok bagaimana sih," canda pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Namun, Jokowi kembali menegaskan dirinya tetap ingin konsentrasi membenahi Ibukota dengan segudang persoalan yang ada.

"Urusan saya urusan bekerja untuk DKI, tanya tuh Tanah Abang, Ria Rio, Pluit," ucap Jokowi

Jokowi kembali menegaskan, mengenai capres, ia meminta wartawan  untuk menanyakan hal tersebut kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Saya jawab yang berkaitan dengan Jakarta. Kalau masuk ke politik, tanya ke DPP, atau Ibu Ketua Umum (Megawati)," tutur Jokowi.

Seperti diketahui, PDI Perjuangan mulai mewacanakan kriteria calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2014. Kriteria capres itu akan dibahas pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP pada 6-8 September 2013 di Ancol, Jakarta Utara.

"Di sana kita akan ngomong, termasuk kriteria-kriteria itu kita harus menampung dr daerah. Karena mereka juga tahu kondisi batin para kader di daerah," kata Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat ketika dikonfirmasi, Kamis (5/9/2013).

Mengenai kriteria calon presiden, Djarot mengatakan tokoh yang dipilih harus memiliki ideologi Pancasila sehingga berpihak kepada rakyat. Kemudia menjaga pluralisme serta keutuhan NKRI.

"Bagaimana membuat Indonesia lebih berdaulat di bidang pangan, di bidang ekonomi, sehingga dengan cara itu bagainman betul-betul bisa menguasai persoalan yang mendesak untuk diselesaikan termasuk bagaimana Indonesia di percaturan di dunia," ungkapnya.

Selain itu, Djarot mengatakan kriteria lainnya harus memiliki pengalaman mengelola masyarakat dan negara. "Tidak hanya eksekutif legislatif bisa. Kepala daerah ataupun legislator. Selain itu, kami juga lihat bagaimana dia memperhatikan. suara dan harapan masyarakat," jelasnya.(*)

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved