Calon Presiden 2014
Anis Ingin Wariskan Rekrutmen Kepemimpinan Demokratis di PKS
Sekitar sepuluh bulan sudah sejak diangkat, Presiden PKS, Anis Matta pun mengungkap prioritas kerjanya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar sepuluh bulan sudah sejak diangkat, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta pun mengungkap prioritas kerjanya.
Menurut mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini selama kepemimpinannya terhitung sejak diangkat hingga akhir jabatannya, membangun sistem demokrasi internal di tubuh PKS.
Salah satunya mengakomodasi suara-suara kader untuk menetapkan Calon Presiden (Capres) dari PKS yang akan berlaga pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 melalui mekanisme Pemilihan Rakyat (Permira), yang sedang berlangsung.
"Dalam periode saya ini, saya hanya ingin mewariskan satu sistem rekrutmen kepemimpinan yang terbuka dan transparan serta melinatkan semua kader. Itu terutama misi saya," ungkap Anis Matta dalam Ngobroal Bareng Wartawan tentang Pemilu Raya (Permira), di TFI (The Future Institute), Jalan Duku Patra 5, Patra Residensial, Jakarta, Kamis (5/12/2013)
Dia jelaskan berikutnya, Permira merupakan sistem yang dipakai PKS selama ini untuk memilih anggota majelis Syuro. "Baru pertama kali ini dipakai untuk menjaring Capres dari PKS," tuturnya.
Menurut Anis, dengan mekanisme Permira ini juga diharapkan soliditas Partai tetap terjaga, meskipun ada dinamika kader memilih Capres pilihannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20131205_180951_anis-matta-lagi-santai-nih2.jpg)