Politisi Gerindra Ingatkan Anggaran Negara yang Bocor di Akhir Tahun
nggaran akhir tahun sebaiknya digunakan untuk program program pelatihan sumber daya manusia (SDM)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Gerindra Bidang Tenaga Kerja dan Tenaga Trampil Arief Pouyono mengingatkan, anggaran akhir tahun sebaiknya digunakan untuk program program pelatihan sumber daya manusia (SDM). Lebih bagus, dibanding beriklan di televisi yang kurang efektif. Ia pun mengingatkan bocornanya anggaran di akhir tahun.
"Kekacauan pemerintahan saat ini dalam mengelolah manajemen anggaran di setiap kementerian dibuktikan dengan pemborosan yang dilakukan setiap akhir tahun anggaran untuk melakukan kesengajaan menghabiskan anggaran setiap departemen di kementerian pemerintahan SBY. Dengan membuat proyek advertising di media media massa yang kurang memberikan nilai tambah pengetahuan dan ekonomi rakyat ," ujarnya dalam pernyataan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Senin (9/12/2013).
Proyek advertising dan iklan yang jor-joran oleh seluruh kementerian, Arief menduga sarat dengan mark-up dan korupsi. Sebab, katanya, biaya iklan dan advertising di setiap media massa baik cetak maupun elektronik tidak ada standar harga tetap,diakhir tahun pengunaan anggaran dikementrian inilah yang dianggapnya, menjadi pusat korupsi disetiap departemen.
"Selain program advertising dan iklan yang jor-joran yang tidak tepat sasaran diakhir tahun pemerintahan SBY disetiap departemen banyak mengunakan anggaran untuk jalan jalan ke luar negeri yang tidak ada gunanya. Serta paket paket outbound yang tidak efektif bagi pegawai departemen disetiap kementerian," ungkap Arief lagi.
Hal ini, kata Arief lagi, banyak dilakukan setiap kemerinterian dengan alasan jika anggaran tidak dihabiskan, maka pada tahun mendatang anggaran yang akan diajukan akan dikurangi. Iklan dan advertising pada akhir tahun oleh kementerian kementrian di media massa juga digunakan untuk kampanye terselubung bagi parpol incumbent dan menteri yang mencaleg di DPR RI .
"Pengunaan anggaran di akhir tahun juga dilakukan oleh pemerintah daerah diseluruh Indonesia dengan modus yang sama. Inilah betapa bobroknya pengunaan anggaran yang dilakukan di jaman pemerintahan SBY," kata Arief Poyuono yang juga Ketua umum FSP BUMN Bersatu.
"Harusnya, diakhir tahun baik pemda pemda maupun setiap kementerian mengunakan anggaran akhir tahun untuk program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat seperti perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan serta fasilitas kebersihan yang lebih banyak bermanfaat bagi rakyat dibandingkan iklan dan jalan jalan keluar luar negeri," pungkas Arief Pouyono.