Pasca-lengser, SBY akan Buka Warung Nasi Goreng atau Jadi Sekjen PBB?
Kira-kira apa target SBY 'pascalengser keprabon', dan tidak berkegiatan lagi di Istana Presiden?
"SBY sadar di politik tidak akan laku lagi," kata Iberamsjah. Namun demikian, Iberamsjah mengatakan kemungkinan SBY berada di belakang layar terus memantau situasi politik terkini terutama Partai Demokrat yang didirikannya itu.
"SBY harus pintar mencari penggantinya di Demokrat nanti atau mencari orang-orang yang bisa dipercaya mengganti dinasti Cikeas. Bisa anaknya, iparnya, atau keluarganya sebab kalau orang lain akan bisa membahayakan dirinya," kata Iberamsjah.
Demikian pula, kata Iberamsjah, untuk Capres Demokrat akan dipilih keluarga dekat atau teman dekat SBY yang bisa dipercaya. "Risiko politik SBY setelah pensiun jadi Presiden masih besar. Bisa saja kasus Century akan diungkit nanti," kata Iberamsjah.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua menyebut adik ipar Presiden SBY yakni mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie Wibowo memiliki peluang lebih besar untuk menjadi Capres Demokrat dibandingkan 10 kandidat lain peserta konvensi Capres Demokrat. "Pak Pramono Edhie punya peluang lebih besar jadi Capres," kata Max.
Max mengatakan, tidak bermaksud mendahului hasil survei serta bisa memandang enteng kandidat Capres peserta lainnya. Namun, kata Max, itulah faktanya nanti.
"Kita tidak bisa pandang enteng Pak Dahlan yang sepertinya diam-diam saja dan calling down. Pak Hayono Isman juga punya peluang sebab dia mantan menteri. Namun Pramono Edhie dia negarawan dan punya visi bagus dan saya tahu banyak beliau sebab relasi saya di Komisi I DPR dulu," kata Max.
Max kembali memuji Pramono Edhie yang sama-sama memiliki latar belakang militer. "Sama dengan Pak SBY yang background-nya dari militer punya disiplin tinggi, kesetiaan, dan kehormatan bagi bangsa dan negara," kata Max.
Politisi Demokrat lainnya, Ruhut Sitompul bahkan dalam berbagai kesempatan terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Pramono Edhie Wibowo sebagai Capres dari Partai Demokrat.
"Kesebelas peserta konvensi Partai Demokrat semuanya capable dan sempurna untuk maju sebagai presiden. Tapi pak Pramono Edhie merupakan kandidat yang paling baik dilihat dari rekam jejak dan silsilah keluarganya," kata Ruhut.
Jika hanya Pramono Edhie yang diunggulkan sebagai Capres Demokrat lalu bagaimana dengan 10 Capres peserta konvensi Demokrat lainnya? Juru Bicara Komite Konvensi Capres Demokrat, Rully Charis, ketika dikonfirmasi TRIBUNnews.com mengatakan Komite sesuai dengan aturan tetap berpedoman pada ketentuan bahwa pemenang konvensi adalah peserta yang memiliki elektabilitas tertinggi pada survey bulan April 2013 mendatang.
"Saya pikir ekspresi apapun dari para pendukung peserta konvensi adalah wajar sebagai wujud harapan besar mereka untuk memenangkan konvensi," kata Rully.
Rully mengatakan proses konvensi yang masih lebih dari 5 bulan ke depan tentu masih membuka peluang besar bagi peserta konvensi untuk menarik hati rakyat meraih elektabilitas tertinggi pada survey April mendatang. "Dan itu tentu tergantung kerja keras dan kreativitas dari tim kampanye mereka," kata Rully.