Minggu, 12 April 2026

Calon Presiden 2014

PDIP Belum Umumkan Nama Capres karena Persoalan Momentum

Hasto Kristiyanto mengatakan partainya masih terus memperhitungkan kondisi Indonesia kedepannya

Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan partainya masih terus memperhitungkan kondisi Indonesia kedepannya, dan menentukan sosok pemimpin seperti apa yang bisa membawa Indonesia ke keadaan yang lebih baik.

Dalam pemaparannya di forum diskusi "Inilah Demokrasi" di Tea Adict, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (04/02/2014), Hasto mengatakan Indonesia kedepannya harus menghadapi potensi konflik di Pasific, mulai dari konflik Jepang-China hingga China-Rusia.

Selain itu pemimpin Indonesia kedepannya juga akan menghadapi permasalahan utang luar negri yang semakin bertumpuk, kondisi ketahanan pangan yang nyaris hancur, hingga runtuhnya wibawa penegak hukum. Ia mengatakan PDIP tengah menyusun sekenario-sekenario untuk menjawab permasalahan itu.

Di PDIP kata dia ada banyak tokoh, mulai dari ketua umum PDIP Megawati Sukarnoputri, Gubernur DKI Jakarta Joko "Jokowi" Widodo hingga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Hasto mengakui dalam perhitungan-perhitungan itu Jokowi yang selalu menjuarai survei calon presiden, selalu muncul dalam pembahasan internal partai.

"Tentunya pak Jokowi selalu muncul dalam sekenario-sekenario itu," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nama calon presiden dari PDIP tidak bisa diumumkan dalam waktu dekat, karena memperhitungkan momentum politik.

"Kenapa tidak sekarang, karena momentum. Bisa jadi kalau diumumkan sekarang besok dosa-dosanya diumumkan (pihak lain)," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved