Kamis, 16 April 2026

Calon Presiden 2014

Ancam Tarik Dukungan, PKB akan Komunikasi dengan Rhoma Irama

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku masih terus berkomunikasi dengan Rhoma Irama.

Editor: Sugiyarto
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Rhoma Irama 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku masih terus berkomunikasi dengan Rhoma Irama. Pembicaraan terkait pencalonan Rhoma Irama sebagai presiden yang terganjal.

"Kalau saja PKB memperoleh 15 persen, kita akan usung Pak Haji Rhoma. Kalau tidak ya kita coba koalisi yang realistis," kata Muhaimin di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Ia mengatakan PKB telah memutuskan untuk berkoalisi dengan PDIP dan NasDem untuk mengusung Joko Widodo, sebagai calon presiden.

"Nah koalisi yang realistis itulah akhirnya kita maju kepada koalisi ini," ungkapnya.

Untuk itu, Muhaimin mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan kepada Rhoma Irama mengenai koalisi tersebut.

"Ini kita akan terus komunikasi dengan Bang Haji Rhoma agar tidak terjadi kesalahpahaman," tutur Muhaimin.

Sebelumnya tim pemenangan Rhoma Irama, Ramdansyah mengakui Raja Dangdut itu keberatan PKB mendukung Jokowi. Sebab, Jokowi harus menjabat sebagai Gubernur DKI selama lima tahun.

"Yang kedua dukungan  PKB kepada Jokowi, Bang Haji merasa tidak dilibatkan, kemudian aspirasi Bang Haji tidak didengerin aspirasinya. Artinya Rhoma effect dianggap oleh sejumlah elit PKB tidak ada, sehingga banyak simpatisan Rhoma Irama, atau pendukunng Rhoma Irama yang mau menarik dukungan, dan itu Rhoma mempersilahkannya," ungkapnya.

Rhoma, kata Ramdansyah, juga mempersilahkan pendukungnya melakukan demo secara damai.

"Asal tidak berlangsung anarkis. Kerena itu ekspresi kekecewaan," ujar Ramdansyah.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved