Rabu, 29 April 2026

Jaringan Kelompok ISIS

FAKSI Sempat Menyebar Undangan Lewat Internet

Kegiatan yang digelar di Kampus II Gedung Syahida Inn UIN Syarief Hidayatullah tersebut merupakan acara untuk baiat pendukung ISIS.

Tayang:
Editor: Rendy Sadikin
TRIBUN TIMUR /SANOVRA JR
Kediaman Muh Basri Lc yang terletak sekitar 200 meter dari Masjid Ridha di Jl Mannuruki, Kel Sudiang Raya, Kec Biringkanayya, Makassar, Sulsel, Senin (4/8). Muh Basri Lc diduga orang yang melakukan pembaiatan terhadap ratusan masyarakat untuk sumpah setia pada pemimpin Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) Abu Bakar Al Baghdady pada 21 Ramadan 1435 H atau 19 Juli 2014. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Aktivis Syariat Islam (FAKSI), kelompok yang disebut-sebut sebagai awal gerakan Islamic State Of Iraq and Syiria (ISIS) sempat memuat ajakan lewat dunia maya.

Penelusuran Tribunnews, pada 3 Juli 2014 lalu situs www.http://shoutussalam.com memuat ajakan FAKSI untuk memperingati kemenangan besar ummat Islam dengan lahirnya Khilaffar Islamiyah.

"Forum Aktivis Syariah Islam (FAKSI) mengajak kepada seluruh kaum muslimin Man Thaa'allah (yang taat kepada Allah) untuk memberikan dukungan Akbar kepada khilafah islam," tulis ajakan tersebut.

Acara digelar pada 6 Juli 2014 pukul 14.30 s/d 18.00 WIB di Auditorium syahida Inn, Kampus II UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat. Acara dengan tema 'Menyambut peradaban baru khilafah 'ala minhaajinnubuwwah'.

Pembicaranya adalah Ustaz M. Fachri (pemred. al-mustaqbal.net), Ustadz Abu Zakaria dan Ustadz Abu Isykariiman.

Belakangan diketahui kegiatan yang digelar di Kampus II Gedung Syahida Inn UIN Syarief Hidayatullah tersebut merupakan acara untuk baiat pendukung ISIS.

FAKSI disebut-sebut sebagai buffer perkembangan gerakan Islamic State Of Iraq and Syiria (ISIS), demikian dikatakan peneliti teroris Ridlwan Habib.

Menurut Ridwan pula, Bahrumsyah--pria yang diduga mengajak bergabung ISIS dalam video Youtube--sempat bergabung dengan FAKSI.

"Pada Februari 2014 lalu, FAKSI mendeklarasikan diri secara terbuka mendukung ISIS dalam aksi terbuka di Bundaran HI Jakarta," lanjut Ridlwan.

Setelah itu, FAKSI melakukan deklarasi mendukung ISIS di berbagai daerah Indonesia, antara lain di kampus UIN Ciputat, Bekasi, Bima, Lombok dan Poso. "Terakhir di Malang, namun tidak jadi," jelas Ridlwan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved