Pria 70 Tahun Tewas dengan Lima Anak Panah Tertancap di Tubuh
Insiden pembakaran rumah sekaligus pembunuhan menimpa Muhammad Said (70). Ia ditemukan tewas di depan rumahnya
Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Insiden pembakaran rumah sekaligus pembunuhan menimpa Muhammad Said (70). Ia ditemukan tewas di depan rumahnya dengan posisi terlentang disertai luka-luka akibat benda tajam serta lima anak panah masih tertancap di tubuhnya.
Sementara istrinya Itina Kasum (50) mengalami luka lecet pada bibir dan luka bekas tusukan atau bekas anak panah pada pipi sebelah kiri bawah.
Peristiwa tersebut terjadi Selasa (12/8/2014) sekitar pukul 00.30 WIT di Kampung Limau Asri Jalan Poros SP 2 / SP 5 Distrik Kuala Kencana Timika, Papua.
"Muhammad Said ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian tepat di depan rumah korban. Posisi terapung dengan lima anak panah tertancap pada tubuh korban, luka robek pada kaki kanan, dan kepala sebelah kanan luka robek akibat sabetan benda tajam," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartanto kepada wartawan.
Pembunuhan kejam tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Menurut keterangan saksi bernama Firdaus, awalnya korban menghubungi saksi via handphone. Saat itu Said lewat sambungan seluler mengatakan telah diserang mansyarakat yang berjumlah kurang lebih 10 orang yang diduga berasal dari putra daerah.
Setelah itu personel Polres Mimika yang terdiri dari satu peleton Dalmas, unit patroli sabhara, piket Lantas, personel polsek Kuala, personel satuan iIntelkam dipimpin Kapolsek Miru AKP Bambang Asep pada pukul 04.15 WIT.
"Personel Polres Mimika tiba di TKP dan mendapati rumah korban sudah habis terbakar, dan korban atas nama Muh Said ditemukan di depan rumah sudah dalam kondisi meninggal dunia dan penuh luka panah," ungkapnya.
Saat ini kepolisian masih memburu siapa pelaku dibalik pembunuhan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140411_081613_panahan-ilustrasiiii.jpg)