Minggu, 31 Agustus 2025

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 9,37 Persen

Perkembangan ini semakin menunjukan potensi sektor pariwisata bersama ekonomi kreatif

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Sejumlah turis asing berkunjung ke Istana Maimun, Medan, Sabtu (23/8/2014). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wistawan asing (wisman) yang datang ke Provinsi Sumatera Utara selama Semester I 2014 mengalami peningkatan 5,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tribun Medan/Dedy Sinuhaji 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sektor pariwisata berhasil mempertahankan laju pertumbuhan tinggi seperti terlihat pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang sudah mencapai 5,32 juta periode Januari-Juli 2014 atau meningkat 9,37 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2013.

Perkembangan ini semakin menunjukan potensi sektor pariwisata bersama ekonomi kreatif sebagai sebagai sektor ekonomi strategis dalam pentas perekonomian nasional ke depan.

Kontribusi sektor ini terhadap perekonomian terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan sektor ini yang rata-rata di atas pertumbuhan pendapat domestik bruto (PDB).

"Kunjungan wisman menunjukkan trend pertumbuhan yang meningkat tajam seperti terlihat pada jumlah kunjungan kumulatif dalam tujuh bulan terakhir Januari-Juli 2014," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Selasa (2/9/2014).

Dengan perkembangan ini, pencapaian target kunjungan wisman 9,3 juta hingga 9,5 juta akan terlampaui. Begitu pula dalam perolehan devisa pariwisata, tahun ini diperkirakan mencapai 11 miliar dollar AS atau mengalami pertumbuhan 10,7 persen.

Dengan sisa waktu ke depan terhitung Agustus, Mari optimis laju pertumbuhan kunjungan wisman secara bulan akan tetap tinggi karena umumnya jumlah kunjungan di semester 2 lebih tinggi dari semester 1. Disamping itu ada sejumlah even international yang akan meningkatkan kunjungan

Menurut Mari, capaian target di atas 9,5 juta wisman tahun ini dan tetap diharapkan mendekati 10 juta bisa dijadikan sebagai dasar dalam menentukan pertumbuhan pada lima tahun ke depan pada era pemerintahan baru 2015-2019.  Kementerian Parekraf tengah menyusun Rencana Strategis dan rencana jangka menengah dengan berbagai asumsi untuk mencapai target lima tahun ke depan.

"Tentunya jika berbagai potensi dan masalah seperti infrastruktur dapat direalisasi dan diatasi, pertumbuhan lebih tinggi dapat tercapai, dan berbagai skenario telah di buat dengan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terealisasi," ungkap Mari.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan