Partai Golkar Akan Mulai Bicarakan Calon Ketua DPR Setelah Pelantikan
partai berlambang pohon beringin ini akan mulai membicarakan kandidat calon Ketua DPR, setelah pelantikan anggota DPR selesai.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Theo L. Sambuaga, mengakatan partai berlambang pohon beringin ini akan mulai membicarakan kandidat calon Ketua DPR, setelah pelantikan anggota DPR selesai.
Kepada wartawan di Bakrie Tower, kawasan Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014), menyebutkan jika sesuai Undang-undang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3), maka Partai Golkar paling berpeluang menjadi ketua DPR, karena pada pemilu legislatif (pileg) 2014 mendapat suara terbanyak kedua.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa nama-nama yang digadang-gadang untuk menjadi Ketua DPR antara lain Anggota Komisi III DPR RI, Setya Novanto, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Fadel Muhamad dan Ketua Umum Depinas SOKSI, Ade Komarudin,
"Itu ditentukan di rapat pleno DPP, disitu bisa terjadi seperti yang selama ini, melalui voting, kalau kita dapatkan sensus, diserahkan ke Ketua Umum," katanya.
UU MD3 mengatur Ketua DPR dipilih oleh anggota DPR, tidak seperti sebelumnya di mana partai pemenang pileg akan otomatis kadernya menjadi Ketua DPR.
Namun demikian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak UU MD3, dan mengajukan gugatan uji materi terhadap undang-undang tersebut.
Partai Golkar sendiri mendukung Koalisi Merah Putih (KMP) yang suaranya lebih banyak dibandingkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dengan partai-partai pengusung pasangan Joko Widodo(Jokowi) - Jusuf Kalla (JK). (NURMULIA REKSO PURNOMO).