Breaking News:

Pemilu 2014

Nama-nama Anggota DPR Terpilih yang Terancam Gagal Dilantik karena Terjerat Korupsi

KPK menyurati KPU, meminta agar nama-nama anggota DPR terpilih berikut ini ditunda pelantikannya karena terjerat korupsi.

praag.org
Ilustrasi suap dan korupsi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan surat kepada KPU yang berisikan status sejumlah anggota DPR yang terpilih pada Pileg 2014, namun tengah terjarat kasus hukum. Menurut Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, surat yang juga ditembuskan kepada bawaslu itu bertujuan agar menunda pelantikan para anggota DPR tersebut.

"Pihak yang oleh KPK sudah dinyatakan sebagai tersangka atau terdakwa, diminta untuk ditunda pelantikannya," kata Bambang melalui pesan singkatnya, Minggu (21/9/2014).

Dijelaskan Bambang, langkah itu dilakukan pihaknya guna melindungi citra dan kehormatan parlemen. Karena itu, tegas Bambang, pihaknya melakukan langkah-langkah kongkrit berkenaan dengan hal demikian.

"Lalu di antara alasannya lagi, tersangka atau terdakwa akan melawan sumpah yang akan diucapkannya sendiri, yaitu tidak melakukan tindakan dan perbuatan yang melanggar peraturan perundangan-undangan" kata Bambang.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat ada 48 calon legislatif  terpilih hasil Pemilu 2014 yang terjerat kasus korupsi. Empat di antaranya adalah caleg terpilih DPR RI.

Dari data ICW, caleg terpilih DPR RI yang terseret korupsi itu adalah tiga dari PDI Perjuangan dan satu dari Partai Demokrat. Dari PDIP ada nama Herdian Koosnadi, Idham Samawi dan Marthen Apuy. Sedangkan dari PD adalah Jero Wacik.

Peneliti ICW Ade Irawan menyatakan, empat caleg terpilih itu perlu diwaspadai.

"Mereka saat ini belum dilantik. Ini memprihatinkan dan perlu diwaspadai kalau sampai orang-orang yang terjerat korupsi duduk di DPR RI," ujarnya beberapa waktu lalu.

Herdian yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Banten III, saat ini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan puskesmas di Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2011 dan 2012. Kasus Herdian kini ditangani Kejaksaan Agung.

Sedangkan Idham yang terpilih dari dapil DIY, menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah untuk klub sepakbola Persiba Bantul. Saat ini, kasusnya ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved