Senin, 13 April 2026

Duet Jokowi JK

Jokowi-JK Diingatkan Jangan Salah Pilih Calon Menteri Maritim

Nuning Kertopati berharap kepada Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK untuk tidak salah memilih calon pembantunya di kabinet.

Editor: Rachmat Hidayat
Tribunnews/Herudin
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, Kapolri, Jenderal Pol Sutarman, Kepala BIN, Marciano Norman, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Marsetio, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menggelar jumpa pers di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2014). Jumpa pers ini terkait pembaharuan alutsista, intelejen negara, dan juga kesejahteraan anggota TNI dan Polri. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Hanura Nuning Kertopati berharap kepada Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK untuk tidak salah memilih calon pembantunya di kabinet.  Salah satunya, adalah orang yang akan ditempatkan sebagai calon menteri maritim.

"Orang yang layak menjadi menteri maritim, bukan orang yang hanya belajar maritim, tapi juga harus mengerti bagaimana membangun penguatan TNI AL. Orang tersebut, seyogianya, yang memahami Sea Power dan hal terkait di dalamnya," saran Nuning, Kamis (23/10/2014).  

"Batas wilayah perlu dijaga juga dengan penguatan legislasi dan perundang-undangan domestik dan internasional. Nah ini hanya bisa dinakhodai oleh orang yang punya pengalaman membesarkan TNI AL," tambanya.

Orang yang dimaksud, kata Nuning lagi, juga memiliki edukasi di bidang budaya masyarakat perbatasan serta memiliki networking luas untuk mengembangkan kemaritiman Indonesia secara internasional.

"Kemaritiman ini bila dikelola dengan baik, maka berdampak positif juga untuk perekonomian negara," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved