Breaking News:

Jatuhkan Meja Paripurna, Hasrul Mengaku Ingin Kejar Pimpinan Rapat

Hasrul sebelumnya menyerahkan map berlogo PPP kepada pimpinan dewan untuk dibaca

Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Sejumlah anggota DPR dan wartawan menyaksikan meja ruang rapat Paripurna DPR terguling saat terjadi Kisruh Internal PPP di DPR Jakarta. Selasa. (28/10/2014).Selasa, 28 Oktober 2014 17:58 WIB 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar membanting meja anggota saat rapat paripurna DPR, Selasa (28/10/2014). Akibatnya empat gelas pecah dan microphone terjatuh.

Hal itu dilakukan Hasrul setelah pimpinan rapat Agus Hermanto mengetuk palu atas surat yang diserahkan Ketua Fraksi PPP versi SDA Epyardi Asda. Surat itu berisi nama anggota di komisi dan alat kelengkapan dewan.

Hasrul mengaku tidak membanting meja tersebut. Tetapi tersenggol saat mengejar Hasrul. Pasalnya, Hasrul sebelumnya menyerahkan map berlogo PPP kepada pimpinan dewan untuk dibaca.

"Ya karena tersenggol dan mau ngejar pimpinan. Dan jatuhnya meja itu bukan sengaja," kata Hasrul ketika dikonfirmasi, Rabu (29/10/2014).

Hasrul menjelaskan saat itu ia ingin bertanya mengenai rapat paripurna. Tetapi, interupsi yang dilakukannya tidak ditanggapi pimpinan rapat paripurna.

Apalagi, Hasrul menilai pengesahan surat PPP itu dilakukan secara sepihak.
"Kan ada dualisme masa disahkan satu, dan sutu dia ditinggalkan.
Dan saya mengeluhkan sikap pimpinan sidang yang tidak respons terhadap konflik internal PPP," tuturnya.

Untuk itu, Hasrul berencana menyerahkan kembali surat susunan fraksi yang baru kepada pimpinan dewan.

"Kita akan mengajukan fraksi baru yang ditandatangani oleh Romi," imbuhnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved