Hari Lahir Pancasila
Dihadiri Gibran hingga Megawati, Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga Megawati Soekarnoputri hadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
- Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri turut hadir.
- Dalam amanatnya Presiden mengatakan hari lahir Pancasila adalah hari memperingati 81 tahun dimana Soekarno berdiri dihadapan BPUPKI menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi falasah Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Bertempat di Halaman Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (1/6/2026). Pantauan Tribunnews di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 09.35 WIB.
Presiden kemudian masuk lapangan upacara sekitar pukul 09.55 WIB.
Presiden yang mengenakan setelan jas dan songkok hitam menuju lapangan didampingi Wapres Gibran dan juga Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.
Setelah menerima laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara menuju mimbar utama.
Adapun Komandan Upacara yakni Kolonel Inf. Didin Nasruddin Darsono.
Baca juga: Hasto PDIP: Indonesia Jadi Negara Otoriter Populis di Periode Kedua Jokowi
Upacara dimulai dengan Salam Kebangsaan, Penghormatan Kebesaran, dan Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, membacakan naskah Pancasila, diikuti pembacaan Naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
Dalam amanatnya Presiden mengatakan bahwa hari lahir Pancasila adalah hari memperingati 81 tahun dimana Soekarno berdiri dihadapan BPUPKI menyampaikan gagasan besar yang kemudiian menjadi falasah Indonesia.
“Pancasila lahir bukan dari ruang kosong, Pancasila lahir dari sejarah pengalaman budaya dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri. Pancasila adalah sebuah konsensus Agung suatu kesepakatan kebangsaan Yang memungkinkan bangsa kita yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” kata Presiden.
Dalam upacara hari lahir Pancasila hadir sejumlah mantan pemimpin negara di antaranya: Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Maruf Amin, istri Wapres ke-9 RI, Soraya Hamzah Haz.
Hadir pula Ketua MA Sunarto, Ketua MK Suhartoyo, Ketua KY Abdul Chair Ramadhan. Sejumlah kepala badan atau lembaga dan anggota Kabinet Merah Putih.