Prahara Partai Golkar
DPP Golkar Tak Kenal Presidium Penyelamat Partai
"Kalau tidak ada ketidapuasan silakan ke mahkamah," katanya.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Rendy Sadikin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP Partai Golkar menegaskan dalam AD/ART tidak mengenal Presidium Penyelamat Partai. Hal itu ditegaskan Ketua DPP Golkar Firman Soebagyo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Firman mengatakan persoalan presidium akan diserahkan kepada Mahkamah Partai. Menurutnya, presidium dibentuk oleh kelompok yang tidak puas dengan hasil Rapimnas Yogyakarta.
"Kalau tidak ada ketidapuasan silakan ke mahkamah," katanya.
Firman menegaskan Munas gelaran Golkar pada 30 November hingga 4 Desember 2014 merupakan amanat Rapimnas Golkar. "Kalau tidak dilaksanakan malah Pak Ical justru salah," ujarnya.
Diketahui, Presidium Penyelamat Partai diketuai oleh Agung Laksono. Anggota presidium di antaranya Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Thohari, Zainuddin Amali, Agus Gumiwang Kartasasmita, Laurens, Yorrys Raweyai, Agun Gunandjar dan Ibnu Munzir.
Presidium ini ditujukan untuk menyelamatkan partai. Salah satu tugasnya melaksanakan Munas IX selambat-lambatnya Januari 2015 di Jakarta.