Rabu, 15 April 2026

BNN: Pendidikan Keluarga Efektif Hindarkan Anak dari Bahaya Narkoba

Eva Fitri Yuanita mengungkapkan, upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba adalah menerapkan pendidikan dalam keluarga.

Editor: Gusti Sawabi
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Petugas menunjukkan tersangka dan barang bukti sabu sebanyak 281 gram dalam gelar kasus di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (12/12/2014). Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap tersangka Luki Juliana (38), warga Sidotopo Wetan yang menjadi kurir dari perintah suaminya, napi di Rutan Medaeng. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyuluh Muda Diseminasi Informasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Eva Fitri Yuanita mengungkapkan, upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba adalah menerapkan pendidikan dalam keluarga.

Hal itu sampaikan Eva saat menjadi narsumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan BNN bersama Kader PKK dan Warga RT 06 Kelurahan Cawang, Minggu (14/12/2014).

Menurut Eva, maraknya peredaran narkoba ditengah-tengah masyarakat sangat sulit untuk dicegah. Sehingga, diperlukan peran aktif para orang tua untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada keluarganya.

"Hingga saat ini, upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orangtua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba," ujar Eva dalam rilis BNN yang diterima wartawan di Jakarta, Senin (15/12/2014).

Eva menuturkan, upaya tersebut di atas menjadi solusi yang paling utama yang harus dilakukan. Mengingat, peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan. Karena, tidak saja menyasar kepada lapisan masyarakat tertentu, akan tetapi sampai pada anak usia dini.

Penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapatkan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa di daerah sekolah, diskotik, dan tempat-tempat perkumpulan genk," tambahnya.

Oleh karena itu, menurut Eva, melalui kegiatan diskusi yang dilakukan oleh BNN ini, diharapkan para orang tua menjadi lebih meningkatkan pengawasan kepada anaknya agar terhindar dari bahaya narkoba. Selain itu, agar tidak semakin bertambahnya penyalahguna narkoba bagi usia dini dan remaja.

"Karena, maraknya peredaran narkoba di tengah mansayarakat, membuat kecil kemungkinan untuk menghindarkan narkoba. Terlihat dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun sudah banyak yang terjerumus narkoba," tandasnya.

Tags
narkoba
BNN
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved