Prahara Partai Golkar
Kata Ibnu Munzir, Kubu Aburizal Harus Taat Aturan
Apalagi kader Partai Golkar, kata dia, merupakan figur-figur yang harus menaati hukum yang berlaku.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar versi Musyawarah Nasional Ancol, Ibnu Munzir, menegaskan pergantian pimpinan fraksi Golkar di DPR RI merupakan hak dari partai.
Golkar kubu Agung akan mengganti jabatan ketua dan sekretaris Fraksi di DPR yang masing-masing diduduki oleh Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo.
"Fraksi itu perpanjangan tangan partai. Jadi, ketika partai itu menyampaikan ke DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), enggak ada alasan bagi DPR tidak menerima itu (pergantian)," kata Ibnu saat ditemui di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Ibu mengigatkan, kubu Aburizal Bakrie yang belum menerima keputusan pergantian harus menaati peraturan.
Apalagi kader Partai Golkar, kata dia, merupakan figur-figur yang harus menaati hukum yang berlaku.
"Kalau katakanlah masih mengajukan proses ya, itu tidak akan membatalkan surat Kumham ya, sebelum ada keputusan hukum tetap. Jadi, sebenarnya tetap berjalan (pergantian),"ucap Ibnu.
Ibnu juga mempertanyakan klaim Partai Golkar versi Munas Bali yang mengatakan mayoritas fraksi Golkar masih mendukung Aburizal Bakrie.
Bahkan, Ibnu menyebut, semua anggota fraksi Golkar di DPR turut hadir dalam acara "Syukuran Partai Golkar" pada Senin (23/3/2015), lalu.
"Apa betul, apa betul? Karena kan yang diundang yang bersamaan pada acara yang dibuat di sini kan cuma 9 orang yang tidak hadir. Yang di sini katakanlah 27 ditambah yang sudah izin. Banyak yang sudah datang terus izin. Itu kan udah lebih banyak hadir apalagi yang di luar daerah dan lagi kemaren tugas kunjungan kerja DPR," papar Ibnu.
Sebelumnya, Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Ketua Fraksi Golkar versi Munas Ancol telah melayangkan surat kepada Ade Komarudin yang berisi permintaan dan peringatan yang memberikan batas waktu untuk berkemas hingga Jumat (27/3).
Hal itu dilakukan setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung.
"Kami minta agar segera Ade Komarudin legawa meninggalkan Sekretariat Fraksi Golkar karena kami yang akan menggunakan sekretariat. Ini karena kami ingin segera bertugas,"kata Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sukuran-golkar-dan-ultah-agung-laksono_20150324_115540.jpg)