Politisi PKS: Tugas Berat Pansel KPK Mencari Manusia 'Setengah Dewa'
Menjadi pansel KPK adalah tugas yang sangat berat, karena mereka harus memilih manusia setengah dewa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjadi pansel KPK adalah tugas yang sangat berat, karena mereka harus memilih manusia setengah dewa. Tentunya, hal itu harus dilakukan dengan cermat, transparan, akuntabel dan non partisan.
"Cermat memperhatikan aspek detail dari profil calon pimpinan KPK. Transparan prosesnya, harus dilakukan secara terbuka dan dapat diakses informasinya oleh masyarakat luas," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsy, Minggu (7/5/2015).
Sedangkan akuntable, lanjut Habib, setiap proses yang dilakukan harus dapat dipertanggung jawabkan. Dan yang paling penting semua proses, imbuhnya, haruslah dilakukan secara profesional, jangan terkesan partisan atau memprioritaskan kelompok tertentu.
"Setidaknya ada lima kriteria calon pimpinan KPK yang harus diperhatikan oleh panitia seleksi. Pertama, calon tak boleh memiliki beban masa lalu, pansel harus memastikan tidak ada persoalan hukum atau cidera moral dari calon yang ada," kata Habib.
Hal lainnya , calon harus memiliki kompetensi yang sangat baik terhadap bidang kerjanya. Diperlukan penguasaan bagi setiap calon pimpinan KPK terhadap hukum pidana dan hukum acaranya. Calon pimpinan KPK juga harus memiliki sikap yang tegas.
"Ketegasan ini diperlukan untuk pelaksaksanaan penindakan atas kasus korupsi, diperlukan pula untuk mengontrol staf kpk agar selalu mengikuti sop dan aturan hukum acara pidana yang ada. Pimpinan KPK dituntut luwes dan mampu berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lainnya serta mampu berkomunikasi secara baik dengan lembaga negara yang lain," sarannya.
Dengan profil pimpinan yang demikian, Habib berharap akan terindar adanya pergesekan dengan lembaga lain dan meningkatnya kemitraan dengan legislatif. Profil para calon pimpinan KPK juga harus terbukti memiliki integritas tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi serta kepatuhan terhadap aturan hukum yang ada.
"Syarat terakhir ini seharusnya memiliki bobot paling tinggi dalam penilaian pansel," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aboebakar-alhabsy7_20150607_161445.jpg)