Rabu, 27 Mei 2026

Pergantian Kabareskrim

Masinton PDIP: Kita Butuh Banyak Orang Seperti Budi Waseso

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, menolak pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim Polri.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Massa dari Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) berdemonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, menolak pencopotan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso (Buwas), Kamis (3/9/2015). Demonstran berpendapat, mencopot Buwas sama dengan tidak mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, menolak pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim Polri.

Alasannya, isu pencopotan Budi Waseso telah menganggu ketenteraman di institusi Polri.

"Yang kami bela bukan personnya (Budi Waseso) tapi institusi Polri-nya. Kita dukung institusinya melawan korupsi," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/9/1015).

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, saat ini korupsi di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan.

Dikatakan, sosok Budi Waseso yang berani mengungkap kasus korupsi besar layak diacungi jempol.

"Kita butuh banyak orang-orang seperti Budi Waseso. Budi Waseso orang yang berani, lugas, tegas yang memberantas korupsi," tuturnya.

Masih kata Masinton, untuk memberantas korupsi dibutuhkan penegak hukum yang berani.

Karena menurutnya, korupsi tidak bisa diberantas oleh satu lembaga saja yang bernama KPK tapi juga harus dilakukan oleh kepolisian dan kejaksaan.

"Bareskrim sangat agresif mengungkap korupsi seperti membongkar kasus TPPI, penimbunan daging sapi, Pelindo II dan Pertamina Foundation," tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved