Surya Paloh Hadiri Doa Kebangsaan di Hari Santri

Doa Kebangsaan ini juga, kata dia bertujuan untuk memohon doa supaya apa yang dilakukan pemerintahan Jokowi

Surya Paloh Hadiri Doa Kebangsaan di Hari Santri
Tribunnews.com/Wahyu Aji

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan hari santri nasional merupakan sejarah baru bagi para santri yang ada di Indonesia. Untuk itu dirinya berharap, momen ini harus menjadi dasar untuk memotivasi diri agar bangkit lebih baik.

"Hari Santri Nasional kita manfaatkan untuk memotivasi, bangkit, dan mengejar ketinggalan, sehingga menjadi bangsa yang hebat di negeri sendiri," ujar Surya Paloh dalam sambutannya di depan ribuan santri dalam acara Doa Kebangsaan dan Hari Santri Nasional di Tengaran, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2015) malam.

Dalam keterangan pers yang diterima, acara Doa Kebangsaan dan hari santri ini bertujuan untuk bermunajat kepada tuhan yang maha esa atas apa yang sudah dilakukan pemerintah dan partai mendapatkan ridhonya.

"Karena kembali pada kodrat sebagai individu dan manusia biasa. Boleh saja kita berencana tapi apa hasilnya dan seperti harapan kita bukan lagi milik kita," ujarnya.

Doa Kebangsaan ini juga, kata dia bertujuan untuk memohon doa supaya apa yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK diberkahi.

"Segala upaya Pemerintah RI menghadapi bencara mulai dari asap dan lainnya tentu memberi konsekwensi ada adanya penderitaan masyarakat. Tapi upaya pemerintah itu tidak cukup jika tidak dibarengi permohonan pada Sang Pencipta," katanya.

Untuk itu menurutnya, upaya dan kerja keras yang dilakukan pemerintah dan Partai Nasdem tentu harus dibarengi dengan doa supaya sukses. Sebab, kerja keras tanpa doa akan kurang maksimal.

Surya mengatakan, rakyat Indonesia mengerti dan memahami situasi kondisi bangsa yang saat ini sedang mengalami banyak cobaan. Perekonomian belum baik. Banyak saudara sebangsa yang belum hidup layak. Termasuk dalam kebutuhan sederhana, air bersih, bahkan udara bersih karena asap yang melanda beberapa provinsi.

Pemerintah sudah berupaya seoptimal mungkin agar bisa mengurangi penderitaan rakyat. Berbagai cara dan upaya dilakukan. Tapi belum maksimal.

"Masih ada upaya yang lebih hebat. Kita meminta kepada Allah SWT, memohon ridho, agar penderitaan segera berakhir dan hidup lebih layak. Dengan optimisme tinggi anak bangsa," kata Surya.

Lebih lanjut Surya berharap agar acara doa bersama bisa diikuti dan dilakukan oleh pengurus dan kader Partai Nasdem di seluruh Indonesia. "Saya harapkan diikuti seluruh kader," katanya.

Di tempat yang sama, KH Maimun Zubair mengatakan hari santri harus menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia.

"Kami berkumpul, mengenang, bangsa kita mempunyai Hari Santri. Bukan berarti makna kecil. Makna besar," ujarnya.

"Indonesia benar-benar negara yang bangkit dari anak-anak muda. Benar fatwa Nabi SAW, lihatlah anak-anak muda. Bangsa Indonesia bangkit karena anak muda, Sumpah Pemuda. Bangsa Indonesia, alhamdulillah, bangsa yang konsisten. Masih tetap mengerti gagasan kebangsaan. Ini memperingati Hari Santri. Tidak bisa lepas dari NU. Tetap pusatnya PBNU," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved