Nama Presiden dan Wapres Dicatut

Setya Novanto: Mudah-mudahan Pengirim Black Mail Diampuni

Ketua DPR RI Setya Novanto santai menanggapi Menteri ESDM, Sudirman Said terkait rekamannya dengan seorang pengusaha dan Presdir Freeport

Setya Novanto: Mudah-mudahan Pengirim Black Mail Diampuni
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ketua DPR Setya Novanto 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWS.COM,BOGOR - Ketua DPR RI Setya Novanto bersikap santai menanggapi laporan Menteri ESDM, Sudirman Said terkait rekaman dirinya dengan seorang pengusaha dan Presdir PT Freeport

Setya Novanto menganggap hal itu sebagai surat kaleng.

"Yah namanya juga black mail," kata Setyo Novanto, kepada TribunnewsBogor.com, saat menghadiri Munas HKTI ke-VIII di Hotel Grand Cempaka, Bogor, Kamis (19/11/2015).

Setya Novanto enggan berkomentar banyak soal penyadapan yang dilakukan saat berbicara dengan pengusaha Muhammad Riza Chalid dan Presiden Direktur Freeport Maroef Sjamsoeddin.

"Mudah-mudahan pengirim black mail itu diampuni," katanya.

Setyo Novanto memilih terus berjalan menuju mobilnya dan tidak mau lagi menjawab berondongan pertanyaan wartawan.

Setya Novanto datang bersamaan dengan Prabowo Subianto sekitar pukul 14.00 WIB ke arena Munas HKTI.

Setya duduk di deretan paling depan bersama Prabowo Subianto dan Fadli Zon.

Sehari sebelumnya, Setya Novanto meminta maaf jika pertemuannya bersama Reza Chalid dan Presiden Direktur Freeport Maroef Sjamsoeddin telah membuat kegaduhan.

Halaman
12
Editor: Yulis Sulistyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved