Breaking News:

Prahara Partai Golkar

Nusron Berharap Statusnya Sebagai Kader Golkar Dipulihkan

"Sampai saat ini saya masih merasa dipecat. Mudah-mudahan nanti dikembalikan status saya,"

Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Nusron Wahid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nusron Wahid mengapresiasi bergabungnya Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie ke koalisi pendukung pemerintah.

Ia juga mendukung partai tersebut menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

Nusron berharap dalam munaslub tersebut, juga dibahas mengenai kader-kader yang dipecat karena mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla, seperti dirinya, Agus Gumiwang dan Poempida Hidayatullah.

"Sampai saat ini saya masih merasa dipecat. Mudah-mudahan nanti dikembalikan status saya," ujarnya kepada wartawan, di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2016).

Dengan bergabungnya partai berlambang pohon beringin itu ke koalisi pendukung pemerintah, partai seharusnya menghilangkan kesalahan yang ia lakukan pada pemilihan presiden (Pilpres) 2014 lalu itu.

Dukungannya terhadap Joko Widodo-Jusuf Kalla dianggap sebuah pelanggaran, karena partai saat itu sudah mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Partai Golkar kan sudah dukung pak Jokowi. Saya kan dipecat karena dukung pak Jokowi-JK. Kalau tingkat kebenaran, saya sudah lebih dulu," ujarnya.

Pascadeklarasi dukungan Partai Golkar kepada pemerintah, Nusron mengaku belum berkordinasi dengan Agus dan Poempida untuk merengusahakan pemulihan statusnya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved