Jaksa Disuap

Ketua DPRD DKI Serahkan ke Gerindra soal Pemecatan Sanusi

Dia menyebut biasanya anggota yang korupsi akan dipecat oleh partainya.

Ketua DPRD DKI Serahkan ke Gerindra soal Pemecatan Sanusi
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Mohamad Sanusi di TPU Karet, Jakarta, (30/3/2016) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi angkat bicara soal ditangkapnya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang ditangkap saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prasetio menegaskan sanksi untuk anggota DPRD yang terlibat tindak pidana korupsi diserahkan kepada partainya masing-masing.

Dia menyebut biasanya anggota yang korupsi akan dipecat oleh partainya.

"(Keputusan) Itu internal mereka. Tapi kalau memang ada kasus seperti ini pasti ada pemecatan, dan itu komitmen partai politik," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016).

Prasetio mengaku belum mengetahui alasan Sanusi ditangkap KPK.

Bahkan dia menyebut baru tahu dari media massa kalau Sanusi ditangkap KPK pada Kamis (31/3/2016) malam.

Karena belum tahu, Prasetio enggan berkomentar banyak.

Dia tengah mengikuti prosesi hukum dan akan berkomentar setelah mendapat keterangan resmi dari KPK.

"Sampai sekarang saya belum tahu permasalahan yang sebenarnya apa. Permasalahannya masih ngambang, ini permasalahan yang mana," katanya.

Sebelumnya, enam orang dibawa ke kantor KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kamis (31/3/2016) malam.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved