Prahara Partai Golkar
Jusuf Kalla ''Seret'' Idrus Marham Untuk Beri Pernyataan ke Wartawan
Di lorong menuju ruangannya, ia sudah ditunggu oleh Idrus Marham.
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, baru saja keluar dari ruang konfrensi pers di Istana Wakil Presiden.
Di lorong menuju ruangannya, ia sudah ditunggu oleh Idrus Marham.
Jusuf Kalla langsung bereaksi dengan menyapa Idrus dengan mengucapkan "Heh," sembari tersenyum. Idrus, sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mengaku siap maju sebagai calon ketua umum itu, kemudian menyalami Wakil Presiden.
Jusuf Kalla yang merupakan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu, kemudian menarik Idrus, ke arah ruangan konfrensi pers, di mana wartawan masih berkumpul.
Di ruangan konfrensi pers, Jusuf Kalla sembari menarik Idrus kemudian mengatakan ke wartawan," kalian wawancarai satu orang lagi ini, bagaimana Golkar."
Idrus kemudian duduk di meja yang diduduki Jusuf Kalla pada konfrensi pers sebelumnya, lalu mengatakan "Waduh mati kita, ini ujian pertama saya."
Saat ditanya wartawan maksud kedatangannya, ia mengakui bahwa ia memang hendak minta dukungan ke Jusuf Kalla, dalam pemilihan ketua Golkar nanti.
"Saya juga ingin mendapat barokah dari beliau, untuk dapat menjadi Ketua umum DPP Partai Golkar," ujar Idrus kepada wartawan, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2016).
Jusuf Kalla, saat ditanya apakah menurutnya peluang Idrus lebih besar dari calon ketua Golkar, Ade Komarudin, yang sudah menyambanginya, ia mengaku tidak bisa menjawabnya.
"Saya kan tidak punya hak pilih," katanya.