Menteri Susi: Lebih Baik Mundur Dibanding Lepaskan Kapal Asing di Papua

Susi Pudjiastuti menegaskan lebih baik mengundurkan diri dibanding melepaskan kapal-kapal asing yang saat ini ditahan di Papua.

Menteri Susi: Lebih Baik Mundur Dibanding Lepaskan Kapal Asing di Papua
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan lebih baik mengundurkan diri dibanding melepaskan kapal-kapal asing yang saat ini ditahan di Papua.

Kapal-kapal asing yang memiliki muatan besar tersebut, kata Susi, telah melanggar penangkapan ikan secara ilegal dan juga memasukkan produk-produk luar negeri tanpa izin.

"Saya lebih baik mundur, daripada kapal-kapal asing yang segede-gede gajah itu dilepaskan," tegasnya di Kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Susi menjelaskan bahwa kapal-kapal asing tersebut sebelum dilepaskan harus membayar pajak selama beroperasi di wilayah Indonesia, pasalnya, mereka tidak pernah menyandarkan kapalnya di pelabuhan.

Serta, negara-negara yang memiliki kapal tersebut harus membuat nota kesepakatan bahwa mereka tidak akan kembali lagi ke kawasan Indonesia dengan cara apapun.

"Buat kesepakatan dengan pemerintah berjanji kapal yang saat ini ditahan, tidak akan memasuki lagi wilayah Indonesia mau pakai cara apa saja, tidak boleh," jelas Susi.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved