Mari Elka Pangestu: Teknologi dan Kearifan Lokal Jangan Dilupakan
Kearifan lokal, lanjutnya, bisa menjadi alternatif sumber pangan di Indonesia.
Penulis:
Yurike Budiman
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan adanya kearifan lokal dan perkembangan teknologi dapat mendorong peningkatan produktivitas pangan lokal.
"Saya rasa kita jangan lupa dengan teknologi. Bagian dari meningkatkan produktivitas itu harus dari teknologi dan tentunya kearifan lokal juga jangan dilupakan," ujarnya dalam Konferensi Internasional In The Zone dengan tema "Feeding The Zone" yang diadakan di Jakarta Theater Ballroom, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/5/2016).
Menurutnya, kearifan lokal sangat berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas pangan terlebih bila berjalan bersamaan teknologi yang ada.
"Zaman dulu kita menanam itu banyak sekali kearifan lokal jadi pupuk organik dibanding pupuk chemical, atau pola penanaman yang dari dulu dipraktekan itu sebetulnya sudah memperhitungkan environment tapi dengan modern technology digabung mungkin bisa meningkatkan produktivitas," kata Mari setelah menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) bekerjasama dengan The PerthUSAsia Centre tersebut.
Kearifan lokal, lanjutnya, bisa menjadi alternatif sumber pangan di Indonesia.
"Kearifan lokal bisa menjadi alternatif, seperti sagu di Papua, jagung di NTT itu semua bisa didorong kembali. Saya sangat setuju sekali dengan itu," katanya.