Pilpres 2019

Pengamat Nilai Belum Saatnya Mengusung Jokowi Untuk 2019

Belum saatnya bagi partai politik untuk menentukan usungan bagi Jokowi untuk pilpres 2019 mendatang.

Pengamat Nilai Belum Saatnya Mengusung Jokowi Untuk 2019
ISTIMEWA
Presiden Jokowi dan Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi di acara Silaturahmi Nasional di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu (24/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz mengatakan bahwa saat ini pemerintah Jokowi masih dalam posisi untuk pemenuhan janji.

Belum saatnya bagi partai politik untuk menentukan usungan bagi Jokowi untuk pilpres 2019 mendatang.

"Pemenuhan terhadap janji-janji belum seluruhnya terpenuhi. Namun, terlalu dini bagi siapapun menyampaikan dukungan terhadap pemerintah terpilih untuk didukung pada Pemilu berikutnya," jelasnya dalam pesan singkat, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

"Belum saatnya memberikan penilaian dan menyatakan sikap politik karena tanggung jawab kampanye masih panjang," lanjutnya.

Pemerintah masih punya pekerjaan rumah untuk menghadapi tantangan ekonomi dunia dengan proteksi dalam negeri sekuat-kuatnya serta memastikan setiap warga negara berkecukupan dalam pangan, sandang dan papan.

Tugas para pendukung pemerintahan, kata Masykurudin adalah memastikan nawa cita benar-benar terwujud. Sementara diantara tugas partai politik adalah mengkoreksi apakah program pemerintahan tersebut berhasil.

"Oleh karena itu, belum saatnya menyatakan mengusung Jokowi, masih dalam periode memastikan janji politik terjadi," tegas Masyukurudin.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved