Jumat, 29 Mei 2026

Penangkapan Terduga Teroris

Lima Terduga Teroris Batam Dibawa ke Jakarta

"Satu inisial MT sudah dipulangkan hari Jumat malam (5/8/2016) karena tidak cukup bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,"

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto. 

Selain fokus mengembangkan jaringan, Polri juga sedang berkoordinasi dengan otoritas keamanan di negara Singapura soal rencana kelompok Batam bersama Bahrun Naim yang berniat melakukan serangan teror menggunakan roket ke Singapura.

sebelumnya enam orang diamankan Tim Densus 88, Jumat (5/8/2016) pagi di Batam, Kepulauan Riau.

Mereka adalah kelompok dari Katibah Gigih Rahmat atau Kitabah Gonggong Rebus (KGR) pimpinan Gigih Rahmat Dewa (GRD).

Enam orang yang diamankan itu, ada yang berprofesi sebagai pegawai bank dan juga karyawan pabrik.

Keenam yakni Gigih Rahmat Dewa alias GRD (31), TS (46), ES (35), TR (21), HGY (20), dan MTS (19).

Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda seperti di Batam Center, Nagoya, Perumahan Cluster Sakura dan Jalan Brigjen Katamso Batu Aji.

Keterlibatan kelompok Gigih Rahmat Dewa yakni‎ sebagai penampung dua suku Uighur yakni Doni yang dideportasi dan Ali yang tertangkap bersama Abu Musab di Bekasi.

Dimana Ali, dijemput tersangka bom bunuh diri Polresta surakarta, Nur Rohman dari Batam ke Bogor selanjutnya dititipkan kepada Abu Musab di Bekasi.

Selain itu, kelompok Gigih Rahmat Dewa juga menjadi fasilitator keberangkatan WNI yang hendak ke Suriah melalui Turki.

Bahkan ‎Gigih Rahmat Dewa juga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan Radikalisme yang bersumber dari Bahrun Naim.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved