Jumat, 24 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Mengapa PDIP Pasang Ahok di Skenario Pertama? Ini Alasan Wasekjen PDIP

"Tadinya petahana masuk skenario ketiga," ungkap Wasekjen PDIP, Eriko Sotarduga

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
Harian Warta Kota/henry lopulalan
LANTIK BASUMI -,Ketua Umum PDIP Megawati ketika memberi sambutan dalam pelantikan Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) masa bakti 2016-2020 di kantor DPP PDIP jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis(8/9/2016).Tema dalam pelantikan yakni 'Menghadirkan Islam yang Ramah dalam Bingkai Keindonesiaan'. ini melelibatkan kader NU dan Muhamdiah. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak kedatangan Ahok ke kediaman Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri pada 17 Agustus 2016 lalu, nama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi skenario pertama untuk diusung PDIP.

"Tadinya petahana masuk skenario ketiga," ungkap Wasekjen PDIP, Eriko Sotarduga saat dihubungi, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Sementara skenario kedua PDIP adalah pada hasil seleksi partai yang mendapatkan enam nama calon gubernur untuk memimpin ibukota.

Skenario selanjutnya adalah memajukan kader partai PDIP untuk menjadi cagub dan cawagub yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta yang digelar pada 15 Februari 2017 mendatang.

"Hari ini salah satu dari ketiga skenario akan diputuskan," lanjutnya.

Beberapa pertimbangan, kata dia, juga menjadi masukkan penting bagi DPP PDIP termasuk suara internal dari tingkat bawah hingga tingkat pusat.

Selain itu juga dinamika konstelasi politik DKI Jakarta yang terbangun setiap harinya.

"Semuanya sudah ada pertimbangannya. Tinggal tunggu rapat pleno DPP terakhir saja nanti," jelas Eriko.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved