Senin, 13 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

PDIP Usung Ahok, Wong Cilik di DKI Jakarta Akan Berbalik ke Gerindra

"Makanya kalau Komunikasi politik kita dengan PDIP pra pengusungan Ahok-Djarot Djarot itu hanya sebagai penjajakan saja"

Wahyu Aji/Tribunnews.com
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Partai Gerindra tak terkejut dengan sikap PDIP yang mengusung Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengakui pihaknya telah menduga sejak setahun yang lalu.

"Makanya kalau Komunikasi politik kita dengan PDIP pra pengusungan Ahok-Djarot Djarot itu hanya sebagai penjajakan saja tapi kami sangat yakin kalau pada akhirnya PDIP pasti akan usung Ahok," kata Arief melalui pesan singkat, Rabu (21/9/2016).

Gerindra akan menyikapi langkah partai pimpinan Megawati Soekarnoputri yang mengsusung Ahok-Djarot. Arief menuturkan pihaknya telah memiliki strategi untuk mengalahkan koalisi pendukung Ahok.

"Lihat saja nanti wong cilik di Jakarta akan berbalik ke Gerindra," tegas Arief.

Mengenai kritikan sejumlah kader PDIP terhadap Ahok, Arief mengatakan hal tersebut sudah sering dilakukan.

Menurutnya, kritikan tersebut lumrah karena kader yang tetap memegang ideologi PDIP sebagai partai pembela wong cilik.

"Tapi kenyataan apa yang dilakukan oleh Ahok adalah banyak meratakan pemukiman wong cilik di Jakarta seperti di Pasar Ikan ,Cakung, Cilincing, Kampung Pulo, Pejaten," katanya.

Ia pun tak melihat Ahok-Djarot sebagai pasangan istimewa meskipun didukung PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem. Arief menilai koalisi tersebut tak mudah memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Justru yang paling saya takutkan kalau Ahok maju sebagai calon independent dengan dukungan 1 juta masyarakat Jakarta yang terverifikasi ,yang artinya 3 juta suara secara otomatis sudah ditangan Ahok. Tapi kan semua itu hanya bagian dari politik kebohongan Ahok dan kawan-kawannya Ahok," katanya.

Ia juga menilai langkah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tepat serta melihat adanya agenda tersembunyi.

"Hanya elit PDIP dan Ibu Mega yang tahu. Lihat saja nanti jika pasangan Ahok - Djarot memang dipilgub, kita pastikan apakah Ahok akan menjabat sebagai Gubenur atau Djarot yang akan mengantikan Ahok sebagai Gubenur," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved