MUI: Pelaku Bom Bunuh Diri Tidak Akan Mati Syahid

"Mereka tidak akan mati syahid karena melakukan bom hunuh diri bukan dalam rangka jihad tapi justru terorisme, menebar ketakutan,"

MUI: Pelaku Bom Bunuh Diri Tidak Akan Mati Syahid
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Ketua MUI, Maruf Amin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin menyebut kebanyakan aksi terorisme dipahami sebagai tindakan jihad.

Padahal menurutnya jihad dalam agama islam hanya diperbolehkan dalam suasana perang.

"Sekarang waktunya perang intelektual, bukan perang senjata," kata Maaruf dalam seminar di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).

Kata dia, islam melarang umatnya untuk membunuh dan melukai orang lain, termasuk umat yang agamanya berbeda.

"Justru umat Islam diwajibkan melindungi manusia tanpa memandang agama," katanya.

Maruf Amin mengutuk tindakan terorisme sebagai tindakan yang merusak dan mengancam peradaban manusia.

Ia juga mengatakan orang yang melakukan bom bunuh diri tidak mati syahid.

"Mereka tidak akan mati syahid karena melakukan bom hunuh diri bukan dalam rangka jihad tapi justru terorisme, menebar ketakutan," katanya.

Justru aksi terorisme merupakan tindakan yang dilarang.

"Hukum dalam menebar teror di dalam Islam adalah haram," ungkapnya.

Dalam seminar yang bertema "Deradikalisasi, Kewaspadaan Nasional dan Peran Serta Pemerintah" itu hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius.

Serta Wakil Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved