Breaking News:

Pilgub DKI Jakarta

Sandi: Pantas Saja Proyek Mandek

Saat berkunjung ke pemukiman padat penduduk di Gang Damong, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016), Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor ur

TRIBUNNEWS.COM
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno melakukan senam pagi bersama ibu-ibu Jalan Kemenyan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016). 

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nurmuli Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat berkunjung ke pemukiman padat penduduk di Gang Damong, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016), Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Sandiaga Uno ditanya warga soal sistem pembuangan air wilayah tersebut yang tidak kunjung diperbaiki.

Sang penanya menceritakan ke Sandiaga Uno atau yang akrab dipanggil Sandi soal janji dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang sempat berjanji untuk memperbaiki, namun setelah pergantian beberapa Gubernur proyek tersebut tidak kunjung jalan.

"Ini gimana, dulu pernah diukur-ukur, tapi nggak dibangun-bangun. Keluarga saya sudah kebanjiran terus," ujarnya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Sandi mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta punya uang yang lebih dari cukup untuk memperbaiki sistem pengairan di wilayah tersebut.

Ia menduga proyek itu tidak kunjung jalan dikarenakan masalah anggaran yang mandek, hasil dari komunikasi yang buruk antara Pemprov dengan DPRD DKI Jakarta.

"Sebenarnya DKI ini punya anggaran, ada komunikasi yang buruk antra pemprov dengan DPRDnya, sekarang penyerapan (anggaran) enam puluh persen, pantas saja poryek mandek," katanya.

Komunikasi yang buruk antara Pemprov dengan DPRD DKI Jakarta sempat terjadi pada Maret 2015 lalu, ketika Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama tidak menemui kata sepakat dengan DPRD.

Alhasil pembahasan anggaran pun gagal. DKI Jakarta pada 2015 lalu terpaksa menggunakan anggaran sebelumnya.

Saat ini pun masalah anggaran di DKI Jakarta masih berasalah. Terbukti dengan tingkat penyerapan anggaran Pemprov DKI Jakarta yang hanya mencapai 60 persen di awal bulan November 2016, sehingga dapat dikatakan banyak uang yang mangkrak.

Sandi kepada wartawan usai kampanaye mengatakan bila pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang, maka pihaknya akan membangun komunikasi yang lebih baik dengan DPRD DKI Jakata.

"Politik anggaran kita adalah politik untuk kesejahteraan masyarakat, berujungnya itu di rakyat, berawal dan berujung di rakyat," kata Sandi.

Caption: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno melakukan senam pagi bersama ibu-ibu Jalan Kemenyan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016).

Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved