Senin, 20 April 2026

Penangkapan Terduga Teroris

Taufik Kurniawan: Penemuan Bom Hari Ini Buktikan Tidak Ada Pengalihan Isu

Bukti kinerja aparat keamanan khususnya aparat kepolisian, dan bukan pengalihan isu sebagaimana dipersepsi sebagian kalangan.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Anggota kepolisian bersenjata berjaga di tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan terduga teroris di Dusun III Kuta Dinding, Desa Ajibaho, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (21/12/2016). Dalam penggerebekan tersebut tim Densus 88 berhasil menangkap terduga teroris Roni Syamsudi Lubis alias Syafii. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan menilai, penemuan bom di Tangerang Selatan Banten dan Payakumbuh Sumatera Barat hari ini, menunjukkan bukti kinerja aparat keamanan khususnya aparat kepolisian, dan bukan pengalihan isu sebagaimana dipersepsi sebagian kalangan.

"Kita mengapresiasi kinerja Aparat Kepolisian atas pengungkapan ini. Bahkan di Tanggerang Selatan, terjadi perlawan dari beberapa orang yang diduga teroris, hingga Densus 88 harus menembakkan timah panas ke tubuh para tersangka," kata Taufik saat di‎konfirmasi, Rabu (21/12/2016).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu memandang aparat kepolisian telah bekerja profesional. Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, potensi-potensi ancaman diantisipasi dan disikapi dengan baik.

"Tentu saja, apa yang kita saksikan hari ini adalah bagian kinerja sistemik yang menyatukan seluruh fungsi di dalamnya, termasuk kerja-kerja intelijen. Meragukan peran dan apa yang mereka hasilkan saat ini adalah sikap yang tidak pada tempatnya," tuturnya.

Masih kata Taufik, sikap kita tentu saja selain memberi apresiasi, juga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam, mengingat hingga hari ini kita masih disuguhkan contoh-contoh perilaku yang sama sekali tidak menunjukkan sifat perikemanusiaan. Bom yang mengandung daya ledak mematikan tentu saja dirakit dengan dilandasi tujuan-tujuan yang bertentangan dengan ajaran agama manapun, maupun ajaran kemanusiaan apapun.

"Kita tidak bisa membayangkan jika seandainya apa yang kita khawatirkan selama ini menjadi kenyataan. Penanganan dan langkah antisipasi pihak keamanan dalam hal ini Polri sungguh luar biasa, sehingga dapat menjamin keamanan dan ketentraman hidup warga negara, masyarakat pada umumnya," ujarnya.

Adanya penemuan bom hari ini kata Taufik juga membuktikan analisa Pihak Kepolisian tentang potensi-potensi ancaman yang masih berkeliaran di sekitar kita, merupakan kenyataan, bukan sekedar analisa tanpa dasar. Apalagi, momentum perayaan natal dan tahun baru seringkali dimanfaatkan untuk mengusik ketenangan umat beragama.

"Saya yakin, mereka yang sedang merencanakan sesuatu untuk mengusik kedamaian dan ketentraman di lingkungan kita, adalah mereka yang tidak memiliki komitmen kebangsaan dan keindonesiaan, mereka yang tidak memahami ajaran agama yang santun dan menginspirasikan kasih sayang pada seluruh umat manusia," tuturnya.

Apalagi diduga aksi ini untuk menyerang aparat kepolisian. Bom yang dirakit diduga untuk menhancurkan infrastruktur kepolisian yang selama ini menghalangi aksi-aksi keji mereka.

"Sebagai sesama anak bangsa, mari kita perkuat komitmen kebangsaan dan keindonesiaan kita, memperkuat jati diri keagamaan kita sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kasih sayang sebagai sesama makhluk, sesama rakyat Indonesia," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved