Selasa, 28 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Polisi Jelaskan Alasan Jaga Kantor Pemenang Tender Motor Listrik Makan Gratis di Jakbar

Polisi buka suara soal penjagaan kantor pemenang tender motor listrik Makan Gratis. Kapolsek duga foto viral yang beredar hasil rekayasa AI.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com
PENGAMANAN — Penampakan kantor PT Yasa Artha Trimanunggal, perusahaan pemenang proyek pengadaan motor listrik MBG, dengan beberapa personel kepolisian (kiri) di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (10/4/2026). Otoritas kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa kehadiran personel di lokasi tersebut murni untuk mengamankan rencana aksi unjuk rasa, bukan pengawalan khusus terhadap perusahaan. 

Ringkasan Berita:
  • Polsek Grogol Petamburan klarifikasi keberadaan personel di PT Yasa Artha Trimanunggal pada Jumat lalu.
  • Kehadiran aparat bertujuan mengamankan rencana aksi unjuk rasa, bukan pengawalan khusus terhadap perusahaan.
  • Kapolsek soroti visual viral di media sosial yang diduga hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Polsek Grogol Petamburan memberikan penjelasan terkait keberadaan puluhan personel kepolisian yang berjaga di kantor PT Yasa Artha Trimanunggal, Jakarta Barat, pada Jumat lalu (10/4/2026).

Perusahaan tersebut tengah menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai penyedia sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, menegaskan bahwa kehadiran anggota di lokasi tersebut murni untuk melakukan pengamanan terkait adanya rencana aksi unjuk rasa dari kelompok yang mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara.

Ia menampik anggapan bahwa kepolisian melakukan penjagaan eksklusif terhadap perusahaan tersebut.

"Jadi, pada waktu itu, hari Jumat tanggal 10, ada rencana aksi di PT Yasa Artha. Rencana aksi ini dari Koalisi Mahasiswa Hukum Nusantara. Nah, kita dari Polsek ada kegiatan pengamanan di sana untuk rencana aksi tersebut karena sudah ada pemberitahuan sebelumnya," ujar Reza saat dihubungi, dikutip Minggu (19/4/2026).

Reza juga mengklarifikasi mengenai visual yang beredar luas di media sosial, termasuk unggahan yang menampilkan personel kepolisian berjaga dengan senjata lengkap di depan kantor tersebut.

Ia menduga visual itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"Saya juga sempat lihat itu di Instagram. Ada yang mengunggah foto, tapi saya rasa itu foto AI. Jadi, ada polisi yang berjaga sambil membawa senjata di sana. Padahal, kita berjaga di sana hanya pada saat hari itu saja karena ada rencana aksi," ujarnya.

Meski personel telah bersiaga sejak pukul 13.00 WIB, massa unjuk rasa tidak kunjung hadir hingga sore hari.

"Massanya tidak hadir. Kita tunggu sampai jam setengah 6 sore (17.30), kita konsolidasi, massanya tetap tidak hadir," tambah Reza.

Baca juga: Disebut Punya 750 Dapur MBG Raup Rp4,5 M Sehari, Uya Kuya Polisikan Akun Medsos

Puluhan Polisi Berjaga 

Pada Jumat (10/4/2026), puluhan anggota polisi berjaga di sekitar kantor PT Yasa Artha Trimanunggal yang beralamat di Jalan Indraloka II No. 1850, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, aparat kepolisian bersama unsur Babinsa sempat melakukan apel sebelum menempati titik pengamanan di area perusahaan. 

Petugas tak berseragam juga terlihat memantau situasi hingga sekitar pukul 15.42 WIB.

Seorang perwira di lapangan, AKP Madi, membenarkan aktivitas tersebut dengan menyatakan singkat, “Ada pengamanan.”

Baca juga: Kajian KPK Terhadap Program MBG: Penentuan Mitra SPPG Rawan Konflik Kepentingan

PT Yasa Artha Trimanunggal diketahui merupakan induk perusahaan dari PT Adlas Sarana Elektrik, yang disebut sebagai pemenang tender penyedia sepeda motor listrik bagi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved