Kamis, 9 April 2026

BNPB Catat Sepanjang 2016 Terjadi 2.342 Bencana di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 92 persen dari 2.342 bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sepanjang 2016 terdapat 2.342 bencana yang terjadi di Indonesia.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 92 persen dari 2.342 bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan selama 2016 tercatat terjadi 766 kasus banjir.

Sedangkan bencana longsor terjadi sebanyak 611 dan bencana puting beliung sebanyka 669.

Dampak dari bencana sepanjang 2016 mengakibatkan 552 orang meninggal dunia.

"Ada 3,05 juta orang mengungsi," ujar Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan di kantor BNPB, Jakarta Pusat, Kamis (29/12/2016).

Dari bencana-bencana tersebut tercatat ada 69.287 unit rumah rusak.

Teridiri dari 9.171 masuk kategori rusak berat, 13.077 rusak sedang, dan 47.039 rusak ringan.

Bencana juga menyebabkan 2.311 unit infrastruktur rusak.

BNPB mencatat sepanjang 2016 telah terjadi 5.578 gempa bumi, dengan rata-rata 480 gempa per bulannya.

Dari 5.578 gempa itu, 181 diantaranya adalah gempa 5,10 skala richter, satu kali gempa 6 - 6,9 skala richter dan satu kali gempa berkekuatan 7,8 skala richter.

Angka bencana sepanjang 2016 jumlahnya lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2015 lalu terjadi 1.732 bencana, pada tahun 2014 terjadi 1.967 bencana dan pada tahun 2013 lalu terjadi 1.674 bencana.

Sutopo Purwo Nugroho menyebut hal itu terjadi karena perkembangan teknologi informasi.

Sehingga informasi soal bencana bisa diketahui walaupun terjadi di pelosok Indonesia.

Selain itu pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendukung hal tersebut.

"Jadi sekarang pencatatan sudah jauh lebih baik," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved