Sabtu, 23 Mei 2026

Jokowi Ingin Proyek LRT Selesai Paling Lambat 2019

"Melalui ratas ini saya ingin memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan untuk LRT ini bisa selesai tepat waktu,"

Tayang:
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
TINJAU LRT- Presiden Joko Widodo berbincang-bincang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) saat meninjau perkembangan proyek pembangunan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (30/9). Pembangunan LRT telah memasuki pengerjaan struktur pada Lintas Pelayanan 1 Cawang-Cibubur (14,5 km) dan Lintas Pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur (18,5 km), sementara Lintas Pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas (10,5 km) dalam tahap persiapa. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo, Senin (6/2/2017) siang menggelar rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Rapat membahas mengenai kelanjutan proyek Light Rail Transit (LRT).

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi meminta agar jajarannya mampu menyelesaikan proyek infrastruktur perhubungan tersebut paling lambat 2019.

"Melalui ratas ini saya ingin memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan untuk LRT ini bisa selesai tepat waktu, yaitu tahun 2018 atau maju (mundur) sedikit masuk ke 2019," ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan tahun 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah dari ajang olahraga Asian Games.

"Karena kita tahu semuanya 2018 kita akan memiliki perhelatan olahraga berkelas internasional Asian Games 2018 yang akan datang," ucap Presiden Jokowi.

Diketahui, Proyek LRT tersebut akan dibangun di dua daerah, yakni di Palembang dan Jakarta.

Jokowi menjelaskan proyek pembangunan infrastruktur perlu dipantau dengan seksama agar pembangunannya tidak terhambat.

"Mengapa ini terus kita rapatkan? Karena apapun setiap pembangunan infrastruktur harus kita cek terus, kita cek dan kita cek lagi," katanya.

Jokowi ingin setiap hambatan dan kendala yang ada di lapangan bisa dipecahkan secara cepat.

"Apakah terkait dengan pembebasan baik pembiayaan ataupun tata ruang sampai soal mengenai infrastruktur pendukung dan segera dicarikan jalan keluarnya," kata Presiden.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved