KPK Segera Umumkan Perkembangan Kasus BLBI

Pengumuman ini berkaitan dengan penyidik KPK yang sudah meningkatkan kasus BLBI ke tahap penyidikan

KPK Segera Umumkan Perkembangan Kasus BLBI
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (25/1/2017) di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pihaknya akan mengumumkan perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi Surat Keterangan Lunas (SKL), Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pengumuman ini berkaitan dengan penyidik KPK yang sudah meningkatkan kasus BLBI ke tahap penyidikan yang diikuti dengan penetapan tersangka di kasus tersebut.

"Sore nanti, akan disampaikan update perkembangan penanganan perkaranya," ujar Febri.

Informasi yang beredar, tersangka baru di kasus ini ialah mantan pejabat negara. Saat SKL bergulir, ia merupakan pejabat yang berwenang mengeluarkan SKL terhadap para debitor BLBI.

Seperti diketahui, ‎kasus BLBI kembali muncul setelah mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie diperiksa oleh KPK pada Kamis (20/4/2017) kemarin.

Ditemui awak media usai pemeriksaan, Kwik Kian Gie mengaku diperiksa sebagai saksi oleh KPK terkait kasus Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Kwik Kian Gie tak membantah kasus BDNI itu terkait dengan kasus SKL BLBI yang sebelumnya diselidiki KPK. Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian kala itu.

"Iya tadi diperiksa sebagai saksi. Kasusnya kasus BDNI. BDNI (itu antara tahun) 2001, 2002 sampai 2004," singkat Kwik Kian Gie usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Seperti diketahui, BDNI milik Sjamsul Nursalim merupakan salah satu bank yang mendapat Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) senilai Rp 27,4 triliun.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved