Minggu, 12 April 2026

Mendikbud: Kalau Menunggu Siap Betul Tidak Akan Jalan

Menurutnya jika sistem zonasi diterapkan dengan menunggu semuanya siap maka tidak akan berjalan.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Mendikbud Muhadjir Effendy saat ditemui usai pertemuan dengan ORI di Gedung ORI Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (31/7/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengakui bahwa penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) harus segera dilaksanakan apapun kondisinya.

Menurutnya jika sistem zonasi diterapkan dengan menunggu semuanya siap maka tidak akan berjalan.

"Kami sadar jika sistem zonasi akan berikan masalah, namun bila menunggu semuanya siap tidak akan berjalan. Bahkan saat persiapan menjelang kemerdekaan kita juga belum siap betul," ujarnya.

Hal itu disampaikannya pada saat pertemuan antara Kemendikbud dengan Ombudsman RI di Gedung ORI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Senin (31/7/2017).

Dalam pertemuan itu ORI memberi rekomendasi Kemendikbud untuk memberi detail yang lebih rinci mengenai batasan sistem zonasi tersebut.

Pasalnya ORI mendapat keluhan dari penyelenggara PPDB di daerah karena tidak ada batasan dalam penetapan zonasi.

Muhadjir juga mengakui bahwa sistem zonasi bersifat fleksibel dan tidak berpatokan pada wilayah administrasi.

"Kami memang membuat sistem zonasi yang tidak tetap, biaa dibuat fleksibel. Penentuan zonasi utamanya mengadaptasikan jumlah sekolah dan jumlah siswa yang ada di suatu wilayah sehingga distribusi lancar."

"Tantangan utama tentu melakukan pemerataan fasilitas dan tenaga pengajar sehingga semua sekolah mengalami pemerataan yang berkualitas. Semua itu dilakukan dengan tujuan dan landasan zonasi tersebut," kata Muhadjir.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved