Breaking News:

Perusahaan Ini Jaminkan Sertifikat Pabrik untuk Lunasi Komitmen Fee Tender

Untuk penggandaan tahun 2011, kata Abdul Kadir, pihaknya harus membayar Rp 3 miliar dari total anggaran sekitar Rp 22 miliar

unodc.org
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribunnews Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Direktur PT Adhi Aksara Abadi Indonesia Abdul Kadir Alaydrus mengakui pihaknya menjaminkan sertifikat pabrik untuk pelunasan komitmen fee penggandaan Al Quran di Kementerian Agama tahun 2011-2012.

Waktu itu, Abdul Kadi mengaku pihaknya tidak memiliki lagi uang sehingga harus menjaminkan sertifikat.

Keterangan tersebut disampaikan Abdul Kadir saat menjadi saksi untuk terdakwa Fahd El Fouz di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (2/8/2017).

"Pernah karena ada kekurangan. Tadinya kita tidak punya uang. Jaminannya sertifikat pabrik," kata Abdul Kadir.

Baca: Presiden Jokowi Janji Semua Tanah di Bali Bersertifikat Pada 2019

Abdul mengaku pihaknya harus menyetor sebesar 15 persen untuk penggandaan Al Quran dua kali yakni pada tahun anggaran 2011 dan 2012.

Syarat tersebut wajib dipenuhi jika ingin memenangkan tender.

Fahd yang menjadi broker, telah memberikan persyaratan tersebut.

PT Adhi Aksara Abadi Indonesia tetap mengikui mekanisme tender, karena sudah ada kesepatakan di awal.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved