Mendikbud Berambisi Cetak Pemain Timnas Sepak Bola yang Merajai ASEAN
"Sekolah bisa bekerja sama dengan pusat pelatihan sepakbola seperti sekolah sepakbola yang ada di sekitar sekolah,"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kekecewaan juga dirasakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tatkala tim nasional sepak bola Indonesia tumbang dari Malaysia dengan skor tipis 0-1 dalam gelaran semifinal SEA Games 2017 Kualalumpur.
Kekalahan itu menggagalkan ambisi Indonesia meraih medali emas dari cabang sepakbola di ajang SEA Games 2017 tersebut.
Baca: Mendikbud : Kabupaten Bogor Selama Ini Paling Disayang, Kini Saatnya Harus Lepas
Mendikbud dalam forum diskusi "Pemerataan Pendidikan di Indonesia" yang digelar Forum Merdeka Barat 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017) menyampaikan ambisinya.
Ia ingin dunia pendidikan mendukung menghasilkan pemain-pemain Timnas sepakbola yang mampu menguasai ASEAN melalui pendidikan penguatan karakter.
"Saya berambisi membina anak-anak yang memiliki minat pada sepak bola dari kelas 1 sekolah dasar sampai SMA agar tim nasional Indonesia memiliki skuad yang bisa mengalahkan Malaysia dan menguasai ASEAN," katanya.
Muhadjir meminta sekolah untuk bersinergi dengan potensi pendidikan non formal maupun formal yang berada di lingkungan sekitar sekolah untuk menunjang minat dan bakat siswa yang berbeda-beda.
Baca: Mendikbud Minta Kementerian Agama Kembali Wajibkan Pendidikan Pranikah
"Sekolah bisa bekerja sama dengan pusat pelatihan sepakbola seperti sekolah sepakbola yang ada di sekitar sekolah," ujarnya.
Karena itu, ia mendorong sekolah untuk memiliki branding atau spesialis yang berbeda-beda dan tidak seragam.
"Kalau sekolah dekat dengan tempat kursus tari bisa didorong untuk memberi kontribusi kepada sekolah untuk menghasilkan penari profesional. Kami juga mendorong guru untuk berfungsi juga sebagai pencari bakat," katanya.
Dengan begitu, sekolah tidak melakukan penyeragaman dan mampu menunjang siswa sesuai minat dan bakat masing-masing.
"Nanti kami juga akan adakan dua raport yakni raport akademis dan raport pengembangan karakter," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mendikbud-muhadjir-effendy_20170830_195425.jpg)