Minggu, 31 Agustus 2025

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Gubernur Jateng Nilai Langkah Pemerintah Indonesia Tangani Konflik Rohingya Sudah Sangat Baik

"Pemerintah sudah bagus kok. Saya kira Indonesia paling bagus (menangani konflik Rohingya),"

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
KOMPAS IMAGES
Ganjar Pranowo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai langkah yang diambil pemerintah Indonesia dalam membantu penanganan konflik Rohingya sudah sangat baik.

"Pemerintah sudah bagus kok. Saya kira Indonesia paling bagus (menangani konflik Rohingya)," ujar Ganjar kepada wartawan di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Hal tersebut diungkapkan Ganjar, menanggapi kritik beberapa kelompok masyarakat yang menilai pemerintah Indonesia pasif dalam membantu penangan konflik Rohingya.

Baca: Menlu: Bantuan Pemerintah Indonesi Segera Dikirim Untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Namun, Ganjar mempersilakan kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan aksi solidaritas kepada warga Rohingya.

"Kalau mau sampaikan diperkenankan, tapi dengan cara lain," kata Ganjar.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, melakukan sejumlah langkah diplomatis untuk membantu penangan konflik Rohingya.

Bahkan Retno terbang langsung ke Myanmar untuk berunding dengan sejumlah tokoh penting seperti National Security Adviser Myanmar Aung San Suu Kyi dan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Senior U Min Aung Hlaing.

Baca: Isu Rohingya Dipakai Untuk Serang Pemerintah Jokowi, Politikus PDIP Minta Polri Antisipasi Dini

Retno juga memberikan lima saran penting kepada Suu Kyi.

Pertama, Myanmar harus sesegera mungkin mengembalikan stabilitas dan keamanan.

Kedua, agar semua pihak di Myanmar menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.

Ketiga, Indonesia meminta Myanmar memberi perlindungan kepada semua warga di Rakhine State tanpa memandang suku dan agama.

Keempat, agar Myanmar membuka akses seluas mungkin untuk bantuan keamanan.

Sementara yang kelima adalah pentingnya agar rekomendasi laporan Komisi Penasehat untuk Rakhine State yang dipimpin Kofi Annan dapat segera diimplementasikan.

Retno juga bertolak ke Dhaka untuk melobi pemerintah Bangladesh agar bersedia membantu melindungi pengungsi Rohingya yang mengungsi ke sana.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan