Breaking News:

3 Tahun Jokowi JK

Rizal Ramli: Menteri BUMN Tidak Jelas Sibuk Apa

"Kami anjurkan, misalnya, revaluasi aset dan dilaksanakan. Walaupun hanya 16 BUMN yang ikut, aset naik hampir Rp 800 triliun," jelas Rizal Ramli.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dianjurkan untuk mengikuti revaluasi atau penilaian kembali aset untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai positif pemerintahan Jokowi sejauh ini, dalam sebuah forum diskusi soal rapor ekonomi tiga tahun pemerintahan Jokowi.

"Secara umum, pemerintahan Pak Jokowi udah oke. Tapi, it's not enough (belum cukup)," kata Rizal Ramli, yang mengapresiasi komitmen Jokowi untuk menerapkan pembangunan Indonesia-sentris.

Baca: Jaksa Agung Bantah Pernyataan Menkumham Soal Ego Sektoral

Rizal Ramli menyayangkan upaya pembangunan infrastruktur di dalam Jawa yang masih mengandalkan budget financing dan pengetatan anggaran.

Menurut Rizal, pemerintah harus mulai mengandalkan non-budget financing.

"Kami anjurkan, misalnya, revaluasi aset dan dilaksanakan. Walaupun hanya 16 BUMN yang ikut, aset naik hampir Rp 800 triliun," jelas Rizal Ramli.

"Pajaknya saja tambah Rp 32 triliun. Itu hanya 16 BUMN," lanjutnya.

Baca: Presiden Jokowi dan Setya Novanto Hadiri Hadiri Haul dan Khotmil Quran

Rizal membayangkan, jika semua BUMN ikut melakukan revaluasi aset, setidaknya aset bisa bertambah hingga Rp 2.500 triliun.

Halaman
12
Penulis: Ruth Vania C
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved