Korupsi KTP Elektronik
Setya Novanto Kembali Tersangka, Segera Munaslub? Ini Kata Wasekjen Golkar
Agenda prioritas tersebut, kata Maman adalah menghadapi Pemilukada serentak tahun 2018.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Maman Abdurrahman menegskan soliditas partai tetap solid pascapenetapan kembali Ketua Umum Setya Novanto sebagai tersangka korupsi pengadaan KTP eletkronik atau e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Sampai saat ini belum ada satupun yang meminta Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa). Artinya semua masih solid karena banyak agenda yang jauh lebih diprioritaskan dalam waktu dekat ini," kata Maman di Menteng, Jakarta, Sabtu (11/11/2017).
Agenda prioritas tersebut, kata Maman adalah menghadapi Pemilukada serentak tahun 2018.
Apalagi, katanya, partai berlambang pohon beringin itu juga kini sedang fokus masalah administrasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Jadi saya rasa partai masih solid," ujarnya.
Maman menambahkan pada seluruh DPD dari Indonesia akan hadir besok pada acara topping off (penutupan atap) gedung berlantai lima.
Baca: 7 Bulan Pasca Penyirapan Air Keras, Begini Kondisi Novel Baswedan
Acara tersebut juga dilanjutkan dengan pemaparan dan penjelasan kepada ketua-ketua DPD mengenai kasus yang menimpa Novanto.
"Ada kepentingan yangjauh lebih besar dibandingkan cuman sekadar kita masuk dalam ranah perdebatan konflik dinamika ketum kita tapi itu kondusifitas internal dalam rangka menghadapi Pilakda 2018," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/maman-abdurrahman-nih2_20171111_131230.jpg)